BATAM (SK) — Apapun ceritanya, tidak lah salah ketika sebagian masyarakat Kota Batam menilai, bahwa Pemerintah Kota Batam sangatah tidak paham dengan penderitaan rakyatnya. Dimana, disaat rakyatnya menderita dilanda penderitaan, Pemko justru hamburkan uang hanya untuk Mobnas.
Sebesar 4,3 Miliar duit rakyat, bakal dipakai untuk membeli mobil-mobil dinas para Pejabat Pemko Batam, seperti para asisten dan staf ahli. Walau ada juga mobil tersebut yang dipakai untuk pelayanan keliling, Badan Penanaman Modal – Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
Duit untuk membeli mobil-mobil dinas para pejabat tersebut, sudah dianggarkan di Tahun 2016 ini, di tengah-tengah kondisi rakyat yang lagi serba susah. Sembako mahal, pendidikan mahal, sewa menyewa rumah mahal, pengangguran banyak, mencari kerja susah dan lain sebagainya.
Pembelian mobil Dinas dianggarkan hingga miliaran rupiah, sementara anggaran Pendidikan diperkecil. Kepentingan rakyat yang lebih luas tidaklah diutamakan, lebih mementingkan kepentingan pejabatnya, yang penting beli mobil dinas dulu.
“Angaran Pendidikan dikurangi hingga menurun drastis dan anggaran beli mobil besarnya sampai miliaran. Ini sebuah pemborosan. Apa boleh buat, pada akhirnya tetap juga harus dibeli, karena sudah dianggarkan,” ungkap anggota DPRD Batam Komisi II, Aman, S.Pd, Selasa, (12/01/2016).
Disampaikan juga oleh Aman, seharusnya Pemko Batam bisa lebih jeli lagi dalam memprioritaskan anggaran yang lebih penting bagi rakyat.
βKalau mobil lama masih bisa dipakai, kenapa harus dibeli lagi yang baru. Ini jelas pemborosan yang tidak berarti,β tandasnya. (SK-Nda)








