GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRI

Nurdin “BERI KULIAH UMUM” Mahasiswa Baru STAI SAR

×

Nurdin “BERI KULIAH UMUM” Mahasiswa Baru STAI SAR

Sebarkan artikel ini

BINTAN (SK) — Dihadapan sekitar 105 Mahasiswa baru Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepri, di Jalan Lintas Barat, KM 19, Kelurahan Toapaya Asri, Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan, diberikan kuliah umum oleh Gubernur Provinsi Kepri, Nurdin Basirun.

Dalam materi kuliahnya, Nurdin, menyampaikan bahwa konektivitas hati masih tetap menjadi yang paling utama, dalam mewujudkan apa yang tertuang dalam tema kuliah pada saat ini. Karena, tanpa adanya konektivitas hati, maka tidak akan mungkin perguruan tinggi Islam bisa berperan dengan baik pula, dalam mewujudkan visi dan misi Pemprov Kepri.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Perguruan tinggi Islam, tutur Nurdin, bukanlah sebuah tempat pelarian, bukan pula tempatnya orang-orang yang sedang putus asa. Atau bahkan ada yang berasumsi daripada tidak kuliah.

“Kita harus berfikir bahwa perguruan tinggi Islam ini adalah memang sebuah tujuan, dan bukan tempat pelarian. Dan para mahasiswa harus bangga kuliah di STAI. Kita tahu, bahwa di kampus umum tidak ada disiplin ilmu yg mewajibkan bangun subuh dan Shalat Tahajud. Namun, saya yakin anak-anak STAI melakukan itu. Dan itulah awal dari peran yang ditunjukkan perguruan tinggi Islam, dalam mewujudkan visi dan misi Kepri ini, sesuai dengan tema kuliah kita pada kesempatan ini,” ucap Nurdin saat memberikan kuliah umum, Senin, (05/09/2016).

Kedepan, Nurdin berharap, STAI juga mampu bersaing di tingkat global. Menjawab bahwa perguruan tinggi Islam memang bukan tempat pelarian semata, namun memang sebuah tujuan utama dalam Pendidikan.

Sebelum mengakhiri materi kuliahnya, Nurdin, juga mengingatkan mahasiswa akan bahaya narkoba, yang saat ini telah masuk keseluruh elemen masyarakat, bahkan dikalangan anak kiyai, anak polisi dan sebagainya.

“Satu hal yang kita harus mewaspadainya dan sebisa mungkin menghindarinya adalah masalah narkoba. Narkoba ini sangat jahat dan masuk ke berbagai elemen dan lapisan masyarakat. Bahkan telah masuk dikalangan anak kiyai dan sebagainya. Adik-adik jangan sampai terjerumus kedalamnya,” unggah Nurdin. (SK-DY/R)

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100