GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRI

Pospera Kepri Buka Pendaftaran “RELAWAN NKRI SAVE JOKOWI – SAVE NKRI”

×

Pospera Kepri Buka Pendaftaran “RELAWAN NKRI SAVE JOKOWI – SAVE NKRI”

Sebarkan artikel ini

BATAM (SK) — Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Kepri kembali menegaskan komitmennya menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ketua Dewan Pembina Pospera Kepri, Rizki Faisal mengatakan, komitmen ini coba diwujudkan lewat diskusi dan parade kebersamaan.

Ia mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan sebuah usaha kecil untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

“Kita tahu dibutuhkan energi yang besar untuk menjaga NKRI. Energi besar dari rakyat Indonesia untuk menjaga rumah mereka sendiri agar tidak terpecah belah,” kata Rizki di Batam, Rabu, (23/11/2016).

Mahasiswa memandang saat ini ada beberapa pihak yang sedang mencoba merubah sistem negara dan juga mengganti ideologi Pancasila. Atas dasar itu, mahasiswa sebagai pewaris negara, bergerak untuk melawan aksi adu domba teror bom, bahkan pemakzulan Presiden.

Untuk Solidaritas Mahasiaswa Untuk NKRI menyerukan kepada mahasiswa Indonesia untuk membuka posko-posko siaga di seluruh kampus. Selanjutnya membuka pendaftaran relawan yang setia pada NKRI dan Pancasila. Selain itu, mahasiswa diminta membuka pintu kampus untuk rakyat yang diteror, diintimidasi.

“Dari Kepri sendiri tiga Universitas menyatakan ikut berpartisipasi,” papar Ketua MKGR Kepri itu.

Sebagai sebuah sikap penolakan terhadap semua ancaman yang mengganggu keutuhan NKRI dan usaha-usaha ‘Pemakzulan’ terhadap Presiden Joko Widodo, Pospera Kepri membuka posko relawan NKRI Save Jokowi – Save NKRI, kami meyakini secara bersama-sama Rakyat harus bergerak dan menunjukan sikap, serta keberpihakan pada NKRI dan Pancasila.

“Untuk itu semua elemen yang hadir dan hari ini secara sukarela mendaftarkan diri sebagai relawan, bersepakat dan menyerukan kepada saudara sebangsa dan setanah air untuk menjaga NKRI dengan mempertahankan Ideologi, konstitusi, tidak menggunakan sara untuk politik, menyatukan eleman bangsa dalam keberagaman dan perbedaan, melawan upaya adu domba, dan mencintai persatuan, perdamaian, serta demokrasi tanpa diskriminasi,” tutup Wakil ketua I DPRD Kepri itu. (SK -MU/C)

 

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100