– Kepada Panitia Qurban Masjid Agung Natuna Gerbang Utaraku.
SIJORIKEPRI.COM, NATUNA — Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Natuna, Dra Hj Ngesti Yuni Suprapti MA, melaksanakan Shalat Idul Adha 1438 H, di Masjid Agung, Natuna Gerbang Utaraku, Jumat, (01/09/2017).
Selain Wakil Bupati, Ngesti Yuni, yang diimami oleh ustad Hendri Kurniawan S.Ag, tampak hadir Sekda Natuna, Wan Siswandi, S.Sos, M.Si, Anggota DPR Natuna, Daeng Amhar, sejumlah OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna, dan para jamaah yang telah memadati ruangan Masjid Agung Natuna Gerbang Utaraku.
Ustad Nasoha S.Ag, sebagai khotib dalam tausiahnya yang bertema, “Menapak Tilas Keteladanan Nabi Ibrahim AS”, mengatakan, kenangan kita akan peristiwa hari raya Idul Adha, menyegarkan kembali sejarah pengorbanan, tanggung jawab sosial kekinian, serta masa depan keummatan. Peristiwa agung penyembelihan Ismail, memberikan pelajaran sangat bermakna kepada ummat, akan betapa pentingnya pengorbanan tulus, untuk menumbuh kembangkan nilai-nilai agama. Bagi kita umat Islam, apapun yang ada pada diri kita, akan kita kurbankan demi agama Tuhan, hal inipun telah diteladani oleh Ibrahim, Sang Nabi Panutan.
“Karena itu, semangat berqurban perlu dipertajam maknanya, sekaligus diperluas realisasinya. Sebab dalam berqurban juga mengandung dimensi keikhlasan dan keihsanan, guna taqarrub kepada Allah SWT, dengan menyebarkan kesejahteraan lewat kedekatan kepada sesama umat manusia, dan terjalinnya silaturahmi dalam majelis-majelis sholat Idul Adha,” ujar Nasoha.
Sesungguhnya, kata Nasoha, apa yang dipancangkan oleh Nabi Ibrahim tentang kepercayaan kepada Tuhan, adalah sebuah momentum sejarah yang menentukan perjalanan hidup manusia sebagai masyarakat yang ideal dan bersih, serta merupakan wujud nyata ke-Tauhidan, akhlak yang luhur, dan tata aturan syariat Tuhan yang telah melahirkan cita-cita ketenteraman dan kemakmuran.
Lebih lanjut, Nasoha, menyampaikan, Ibrahim adalah suri tauladan yang abadi, yang patut dicontoh dalam berbuat kebaikan dan kebajikan. Untuk itu ketauladanan itu perlu kita hadirkan dan tanamkan pada diri kita, agar iman kita menjadi kokoh, agar mental kita menjadi mantap, agar hati kita menjadi jernih, dan pikiran kita menjadi tertata rapi. Sebab suatu saat nanti, manusia akan mengalami guncangan, karena kehilangan sosok teladan dalam kehidupannya.
“Maka dihari yang berbahagia ini, mari kita wujudkan keteladanan Nabi Ibrahim dalam seluruh perilaku kita, agar kita terhindar dari kedustaan, kemaksiatan dan kezoliman, agar kondisi negeri ini tidak tersungkur berlama-lama, sehingga kita bisa berdiri sejajar dengan daerah lain di Republik tercinta ini. Hanya pengorbanan yang ikhlas, serta selalu berorientasi pada akhirat, kemudian dibarengi dengan keimanan yang mantap, Insya Allah, negeri kita akan menjelma menjadi negeri yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafuur,” tutur Nasoha.
Usai melaksanaan sholat Idul Adha, Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti, didampingi Sekda Natuna, Wan Siswandi, Kabag Kesra, Sarifuddin, S.Ag, dan Kabag Humas,Budi Darma, menyerahkan secara simbolis 3 (tiga) ekor sapi kepada ketua pelaksana qurban Masjid Agung Natuna Gerbang Utaraku. (SK-Nard)








