SIJORIKEPRI.COM, LINGGA — Dinas Pekenrjaan Umum (PU) Kabupaten Lingga, mulai tahun ini da selanjutnya mendapat “PR” penting, untuk ikut menyukseskan dan pengembangan pertanian. Tugas khusus tersebut yakni, memastikan kesiapan pembangunan irigasi di semua lokasi percetakan sawah di Kabupaten Lingga, yang saat ini telah di buka.
Kepala bidang pengairan Dinas PU Kabupaten Lingga, Sumarno, mengatakan, tahapan Pekerjaaan pembangunan jaringan irigasi sekala besar tersebut, untuk mensukseskan percetakan sawah di Lingga. Guna memuluskan pekerjaan ini, Dinas PU Lingga, pada, Rabu, (18/10/2017) kemarin, telah melaksanakan sosialisasi dan musyawarah kepada masyarakat di Sungai Besar, Lokasi percetakan sawah.
Dijelaskan, pada saat soialisasi dan rembuk bersama masyarakat tentang pembangunan jaringan irigasi di sungai besar tersebut, warga antusias mendukung irigasi itu. Hal ini ditunjukan dengan menyetujui untuk melakukan pembebasan lahan mereka yang terkena proyek irigasi nanti.
“Untuk akhir tahun ini kami lakukan pembebasan lahan warga, jadi nanti sebelum mulai dibangun irigasi, Pembebasan lahan harus sudah clear saat pembangunan di Sungai Besar,” ungkapnya, kepada awak media di ruang kerjanya, Kamis, (19/10/2017), kemarin.
Setelah pembebasan lahan tahap selanjutnya, kata Sumarno, tahun 2018, Dinas PU akan melakukan perencanaan awal DED dan juga menyiapkan dokumen lingkungan, sebagai salah satu ketentuan agar pekerjaan tersebut nanti siap di bangun.
Dilanjutkan, panjang jaringan irigasi yang akan di bangun dalam perencanaan awal sekitar 20 kilometer, dengan saluran irigasi primer 10 KM dan jaringan irigasi sekunder 20 KM. pembangunan akan dilakukan secara bertahap mulai tahun 2019.
“Syarat kelengkapannya harus kita buat dalu, baru pemerintah pusat mengeluarkan anggaran untuk pembangunan irigasi. Rencana kita tahun 2019 insya Allah, sudah mulai terbangun jaringan irigasi di sungai Besar, dengan dana dari pemerintah pusat,” terangnya.
Sementara itu, tambah Sumarno, hasil pertemuan sebelumnya antar Bupati Lingga Dengan Dirjen SDA, Pemerintahan pusat di Jakarta, berkomitmen mendukung untuk suksesnya perogram ini. Untuk irigasi memang di perioritaskan dari pemerintah pusat. Dana yang disediakan untuk irigasi per hektarnya 120 juta dari pemerintah pusat.
Selain itu, Dinas PU, pada tahun selanjutnya berkosentrasi membangun jaringan irigasi di Lingga. Dukungan dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatra lV untuk pekerjaan ini juga diperlukan, mengingat BWS juga mulai tahun depan berencana membangun jaringan irigasi di Kabupaten Lingga.
“BWS tahun depan akan mulai, kalau kita tahun 2019 mulai bangun irigasi, tapi kita saling mendukung karena memang mereka juga konsen ke irigasi tahun depan. Dari segi anggaran, jelas kita sangat terbantu dengan dukungan BWS ini,” pungkasnya. (SK-Pus)








