– Diberi Nama Generasi Gurindam 12.
SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Penjabat Walikota Tanjungpinang, Raja Ariza, mengukuhkan pengurus Forum Anak Kota Tanjungpinang generasi ke 3 (tiga), yang dinamakannya sebagai Generasi Gurindam 12, di Hotel Bali, Jalan Sei Jang, Jumat, (23/03/2018), sekira pukul 13:30 WIB.
Dalam sambutannya, Raja Ariza mengatakan, Forum Anak Kota Tajungpinang ini banyak sekali gunanya, dimana disini akan dibekali bagaimana mengembangkan diri, dan dibekali juga fungsi organisasi kita kedepannya untuk apa dan menyusun program dan perencanaan kerja, masing-masing bidang.
“Generasi tahun ini saya beri nama Generasi Gurindam 12, dan berikutnya mungkin bisa saja namanya Generasi Raja Haji Fisabilillah, kemudian Raja Ali Haji, dan seterusnya, supaya setiap generasi mempunyai identitas sendiri,” katanya.
Menurutnya, katagori anak itu dibawah 17 tahun, dan harus memiliki Kartu Identitas Anak (KIA) dan sekarang sudah mulai diberikan. Kerena adalah hak yang diberikan oleh negara, dan harus diperjuangkan. Sebagai Warga Negera anak harus memiliki Akte Kelahiran.
“Termasuk hak kesehatan, hak untuk mendapat pendidikan dan mengembangkan diri. Jadi pemerintah harus menyediakan sarana dan prasarananya, seperti taman bermain, olahraga, seni musik, dan sebagainya untuk mengembangkan kreativitas,” ujarnya.
Nantinya dari Forum Anak Kota Tanjungpinang ini, ada bidang tertentu yang mengurusi persoalan generasi anak kita yang terlantar, atau anak jalanan.
“Jadi kalau ada anak yang jual koran, itu tidak boleh. Kalau menjumpai, disampaikan kepada pihak yang terkait,” tegasnya.
Di Kota Tajungpinang ini hampir 61.000 yang tergolong anak. Jadi Ariza berharap, bisa melihat, merencanakan dan mengidentifikasi apa sebenarnya yang menjadi persoalan, yang dihadapi yang harus dilakukan pembenahan dan diselesaikan pemerintah.
“Didalam forum ini, anak-anak akan dididik pelatihan pengembangan diri, tes psikologi, agar bisa terekam minat dan bakat anak,” imbuhnya.
Lanjutnya, jika anak-anak ingin melakukan aktivitas, kreativitas, bisa menggunakan Gedung Gonggong, bisa di dalam dan bisa diluar gedung. Bisa juga jadi pahlawan sampah, yang maksudnya perang melawan sampah. Juga nantinya genersi anak anti narkoba, dan banyak lagi yang bisa kita kembangkan.
“Nanti bisa buat surat dan dialamatkan ke Walikota, apa yang menjadi aspirasi pemikiran, keinginan dan ide anak-anak,” katanya.
Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, (DP3A) dan Pemberdayaan Masyarakat, Ahmad Yani, mengatakan, forum ini bukan yang pertama kali dibuat, tapi sudah yang ketiga kalinya.
“Yang pertama namanya Forumnya “Generasi Anak Melayu”, yang kedua Forum “Generasi Anak”, dan yang ketiga ini namanya Forum “Generasi Gurindam 12,” katanya.
Generasi yang pertama dan kedua juga ada kegiatan, seperti misalnya kegiatan Hari Anak, Hari Aids, mereka juga turun ke lapangan, rembuk bersama, buka bersama di bulan puasa, dan pembagian takdiz kepada masyarakat.
“Jadi kita membina dan mengarahkan kepada mereka untuk belajar berorganisasi, berkreasi ke arah yang positif,” pungkasnya.
Pada acara pengukuhan itu juga dihadiri Asisten I, Ahadi, Kabag Kesra, Riwayat, Camat Tanjungpinang Kota, Nasrizal, Kasatpol PP Kota, Effendi, Ketua Tim Penggerak PKK, dan beberapa pejabat lainnya. (wak tung)








