Korban Banjir Tersengat Listrik

oleh

– 33 Keluarga Telah di Evakuasi.

LINGGA (SK) — Banjir yang melanda Kampung Boyan, Desa Batu Berdaun, Kecamatan Singkep, sedikitnya 33 keluarga telah di evakuasi oleh tim Taruna Siaga Bencana (Tagana), pasca banjir yang terjadi ini. Salah seorang korban tersengat listrik telah dilarikan kerumah sakit.

Kepala Pelaksana di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lingga, Khatab, menuturkan, saat ini tim penanggulangan bencana telah mengevakuasi sedikitnya 33 keluarga korban bencana banjir, yang terjadi di Kampung Boyan.

“Korban sudah di evakuasi, dan disalurkan bantuan. Kita bangun tenda evakuasi, tapi tidak semua warga. Sebagiannya menumpang di rumah keluarga masing-masing,” terangnya, kepada Sijori Kepri melalui telepon selulernya, Senin, (08/02/2016).

BACA JUGA :  Said Hamid : Helen Berhenti Sekolah “BUKAN FAKTOR EKONOMI”

Korban banjir Kampung Boyan ini, kata Khatab, ada satu warga yang dilarikan kerumah sakit, karena tersengat arus listrik. Sejuh ini, korban masih dalam perawatan, dan tidak ada korban meninggal.

“Yang tersengat listrik kita larikan kerumah sakit, sekarang masih dirawat. Dan kita akan terus memantau di beberapa kampung lainnya yang rawan banjir,” ungkapnya.

Sementara itu, di wilayah ibu kota Kabupaten Lingga, lanjut Khatab, beberapa perkampungan warga yang rawan banjir, masih terus dipantau pihak BPBD. Sejauh ini, kondisi banjir belum sampai batas wajib evakuasi, karena air belum masuk sampai kerumah warga.

“Untuk Daik Lingga dan beberapa pemukiman warga rawan banjir, terus dipantau kondisinya. Kalau sudah wajib di evakuasi, akan kita laksanakan. Kita menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk ikut memantau dan aktif berkomunikasi dengan pihak BPBD. Jika ada yang membutuhkan evakuasi segera informasikan tim tagana,” terangnya.

BACA JUGA :  Speed Boat Milik BPBD Terbakar, Wakil Bupati Lingga Temui BNPB RI

Pihak BPBD juga terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait, kata Khatab. Hal ini guna penanganan korban bajir tersebut, diantaranya, Dinas Sosial, Tagana, Dinkes dan sebagainya.

“Kita juga akan meminta Dinkes menurunkan tim untuk memantau kondisi korban, dan penularan penyakit akibat banjir ini,” paparnya.

Pantauan Sijori Kepri dilapangan, kondisi terakhir korban bajir, Tim dari BPBD dan Tagana telah mendirikan tenda untuk korban banjir. Namun, mengingat air yang sudah mulai surut, banyak korban yang kembali ke rumah masing-masing dan sebagiannya menumpang di keluarga mereka. (SK-Pus)

Evakuasi Korban Banjir Kampung Boyan.(Foto : Puspandito)
Evakuasi Korban Banjir Kampung Boyan. (Foto : Puspandito)
Shares

No More Posts Available.

No more pages to load.