banner 740x400

banner 740x400

Nelayan Natuna Diminta Jangan Khawatir Masuknya Nelayan Pantura

Nelayan Natuna Diminta Jangan Khawatir Masuknya Nelayan Pantura
Menkopolhukam Mahfud MD, didampingi Plt Gubernur Kepri Isdianto, saat diwawancara awak media. (Foto: Bernard Simatupang)


Nelayan Natuna Diminta Jangan Khawatir Masuknya Nelayan Pantura

Menkopolhukam Mahfud MD, bersama Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Edhy Prabowo, beserta Wakil Menteri, Dirjen dan Deputi dari sejumlah Kementerian, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Natuna. (Foto: Bernard Simatupang)

SIJORIKEPRI.COM, NATUNA — Menyikapi polemik atas aktivitas nelayan China yang melakukan penangkapan ikan di laut Natuna Utara, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD, bersama Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Edhy Prabowo, beserta Wakil Menteri, Dirjen dan Deputi dari sejumlah Kementerian, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Rabu, (15/1/2020).

Hal ini juga sebagai tindak lanjut dari kunjungan Presiden RI, Joko Widodo, pada tanggal 8 Januari 2020 yang lalu.

Menkopolhukam dan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP), didampingi Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwil) I Laksdya TNI Yudo Margono, beserta rombongan dan sejumlah Pejabat Pemprov Kepri dan Pemkab Natuna, sempat menyaksikan persiapan sejumlah armada TNI AL dan TNI AU, untuk melakukan pengawasan dan pengamanan disekitar perairan Laut Natuna Utara, diatas KRI Semarang 594, sekaligus mengadakan rapat terbatas.

Usai melakukan pemantauan wilayah disekitar perairan Natuna selama kurang lebih 3 jam, Menkopolhukam, Menteri KP dan rombongan lainnya juga menyempatkan diri untuk melakukan temu ramah bersama masyarakat nelayan setempat, yang berlangsung di Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Selat Lampa, Kecamatan Pulau Tiga.

Dalam sambutannya, Mahfud MD, mengatakan, bahwa sesuai instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi), Pemerintah Pusat akan segera memulai pembangunan di Kabupaten Natuna, yang meliputi sektor peningkatan perekonomian masyarakat dan pemberdayaan bagi nelayan setempat.

Terkait rencana pengiriman nelayan asal Pantura untuk meramaikan perairan Natuna, Mahfud mengaku akan tetap mengutamakan para nelayan lokal.

“Tidak mungkin Pemerintah memobilisasi nelayan pantura kesini, tanpa memperhatikan nelayan lokal. Nelayan Natuna tetap akan kita nomor satukan,” janji Mahfud, di depan para pejabat dan nelayan Natuna.

Mantan Ketua MK itu menuturkan, bahwa pihaknya bersama KKP dan sejumlah Kementerian terkait, akan segera membangun sarana bagi pemanfaatan laut di Kabupaten Natuna.

Untuk itu, ia meminta agar masyarakat nelayan Natuna dapat menerima para nelayan dari Pantura sebagai mitra kerjasama untuk mengelola hasil laut secara maksimal.

“Kami bersama KKP sudah sepakat, akan mensejahterakan nelayan Natuna sebagai masyarakat maritim. Jangan khawatir lah, kita akan lindungi hak-hak nelayan lokal. Salah satunya Pemerintah akan menjamin keamanan bagi para nelayan,” ujarnya.

Dalam dialog singkat tersebut, salah seorang tokoh maritim, Rodhial Huda, mewakili nelayan Natuna menyampaikan, bahwa sejatinya nelayan setempat hanya khawatir jika para nelayan dari pantura melakukan aktivitas penangkapan ikan dengan menggunakan cantrang, yang diyakini dapat merusak ekosistem laut Natuna.

“Jangan sampai kita keluar dari mulut harimau, masuk kemulut buaya,” tegas Rodhial Huda, lewat sebuah pantun.

Rodhial juga meminta agar Pemerintah dapat memberikan pengawalan ketat terhadap para nelayan yang mencari ikan di perairan Laut Natuna Utara yang dekat dengan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE). Sebab selama ini para nelayan tempatan selalu dihantui dengan keberadaan Kapal Ikan Asing (KIA), yang acapkali melakukan penangkapan ikan di sekitar wilayah Indonesia.

“Kami juga meminta agar nelayan Natuna didahulukan, terutama dibidang pemberdayaannya,” pungkas Rodhial.

Usai melakukan dialog, rombongan langsung meninggalkan SKPT Selat Lampa, setelah sebelumnya juga sempat meninjau pengoperasian cold storage yang dibangun disekitar lokasi tersebut. (nard)

Menkopolhukam Mahfud MD, bersama Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Edhy Prabowo, beserta Wakil Menteri, Dirjen dan Deputi dari sejumlah Kementerian, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Natuna. (Foto: Bernard Simatupang)

Click to rate this post!

[Total: 2 Average: 4.5]

Tags: ,
banner 740x400

banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

banner 728x90

 

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan