TANJUNGPINANG (SK) — Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar menjadi pelopor disiplin di lingkungan Pemprov Kepri. Kepala OPD harus menjadi teladan penegakan disiplin. Hal tersebut disampaikan Gubernur Provinsi Kepri, Dr. H. Nurdin Basirun. S.Sos, M.Si, saat memimpin Rapat Kerja Gubernur Kepulauan Riau dengan seluruh OPD, di Ruang Rupatama, Istana Kota Piring, Dompak, Tanjungpinang, Rabu, (04/01/2017).
“Disiplin harus dimulai dari pimpinan tertinggi,” kata Nurdin
Untuk itu semua, Nurdin, menekankan pentingnya optimalisasi apel pagi. Bahkan pada Januari ini, seluruh OPD harus sudah menerapkan finger print secara terintegrasi langsung ke sistem e-disiplin di Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah.
Bahkan, tutur Nurdin, saat ini sudah finalisasi peraturan Gubernur tentang disiplin pegawai dengan skema pemotongan secara progresif.
Selain penekanan masalah disiplin, Nurdin, juga menyampaikan program dan kegiatan prioritas. Program dan kegiatan itu harus bermuara kepada kepentingan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Masyarakat harus merasakan manfaat tiap kucuran anggaran belanja daerah,” kata Nurdin.
Kepada tiap OPD, Nurdin, kembali menekankan pentingnya merencanakan pelaksanaan kegiatan secara berimbang, untuk tujuh kabupaten kota. Demikian juga fokus kegiatan, tidak harus bertumpu di Batam dan Tanjungpinang.
Nurdin pun berharap, tiap daerah memfokuskan pada keunggulan masing-masing, seperti Kabupaten Lingga dengan Pertanian dan Kehutanannya. Atau Anambas dengan potensi Perikanan dan Pariwisata.
Rapat kerja ini, merupakan rapat perdana setelah Nurdin melantik dan mengukuhkan pejabat madya dan pratama pada Selasa, (03/01/2017), lalu. Saat ini, sedang dilaksanakan open biding atau lelang jabatan untuk 16 jabatan pratama dan madya yang diperkirakan selesai pada 12 Januari ini. (SK-DY/R)








