TANJUNGPINANG (SK) — Sebagai wujud penghormatan atas jasa-jasa dan pengabdian para Tokoh pejuang yang telah berjasa kepada Bangsa dan Negara, TNI Angkatan Udara mengganti nama Lanud Tanjungpinang menjadi Lanud Raja Haji Fisabilillah, yang ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Pangkoopsau I bersama Ahli Waris Keluarga Raja Haji Fisabilillah, serta pembukaan selubung satuan nama Lanud yang baru, yang disaksikan secara langsung oleh Gubernur Kepri, Dr. H. Nurdin Basirun. S.Sos, M.Si, Rabu, (02/11/16).
Pergantian Lanud, merupakan pemikiran dari TNI Angkatan Udara untuk mengganti semua nama-nama pangkalan TNI AU dengan nama tokoh pejuang, baik lingkup nasional maupun daerah.
Menurut Panglima Komando operasi TNI AU (Pangkoopsau) 1 Marsekal Muda TNI Yuyu Sutiasna, pergantian nama Lanud Tanjungpinang berdasarkan surat keputusan Kepala Staf Angkatan Udara Nomor Kep/678/X/2016 tanggal 21 Oktober 2016, tentang perubahan nama pangkalan TNI Angkatan Udara yang semula bernama Lanud Tanjungpinang diubah menjadi Lanud Raja Haji Fisabilillah, dengan singkatan Lanud RHF.
Dengan persetujuan cicit dari Pahlawan Raja Haji Fisabilillah, H. Raja Alhafiz, sebagai perwakilan keluarga atau ahli waris Raja Haji Fisabilillah, pergantian nama Lanud Tanjungpinang menjadi Lanud RHF berjalan dengan lancar.
“Semoga, perubahan nama ini akan menjadi kebanggaan bagi masyarakat, sekaligus memacu peningkatan kinerja Lanud dalam kiprah pengabdiannya kepada bangsa dan negara, khususnya dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai Pangkalan Operasi TNI Angkatan Udara, di Kota Tanjungpinang,” kata Pangkoopsau I.
Dalam pada itu, Raja Alhafiz, mengucapkan terima kasih dan mendukung sepenuh, serta dengan bangga menyetujui nama Raja Haji Fisabilillah, digunakan sebagai nama Pangakalan TNI Angkatan Udara.
Turut Hadir pada kesempatan itu, Danrem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Fachri, Wakil Walikota Tanjungpinang H. Syahrul, Ketua LAM Abdul Razak Ketua LAM. (SK-DY/R)














