TANJUNG PINANG – Firman Devandi Hadiansyah Pratama, seorang pemuda dari Perumahan Mulia Puri Indah, Batu 13, Kota Tanjung Pinang, berhasil lulus sebagai Bintara TNI Angkatan Udara setelah perjalanan panjang yang penuh perjuangan.
Anak sulung dari seorang penjual ketoprak ini tak pernah menyerah meskipun berkali-kali gagal dalam berbagai tes masuk TNI sebelumnya.
Samsul Hadi, ayah Firman, mengungkapkan bahwa anaknya sudah memiliki cita-cita menjadi prajurit TNI sejak kecil.
“Firman ikut tes AKMIL setelah lulus SMA, tapi gagal di Medan. Kemudian dia mencoba Bintara AD, Bintara AL dua kali, bahkan AAL satu kali. Akhirnya, di percobaan kedua untuk Bintara AU, Firman berhasil lulus,” kata Samsul dengan mata berkaca-kaca, pada Sabtu (07/12/2024).
Motivasi Kuat untuk Angkat Derajat Orang Tua
Menurut Samsul, Firman selalu termotivasi untuk mengangkat derajat keluarganya yang hidup sederhana. Dengan pekerjaan ayahnya sebagai penjual ketoprak, Firman tak pernah menjadikan keterbatasan ekonomi sebagai alasan untuk menyerah.
“Dia ingin membuktikan bahwa kerja keras dan niat yang kuat bisa mengubah nasib. Bahkan, untuk tes-tes sebelumnya, Firman berusaha mencari biaya sendiri tanpa merepotkan kami,” jelas Samsul.
Firman juga mendapat inspirasi dari keluarganya yang memiliki latar belakang militer.
“Kakeknya adalah bagian dari keluarga besar TNI, mungkin itu juga yang menjadi dorongan kuat baginya,” tambahnya.
Rajin Berolahraga dan Belajar
Selain belajar dengan tekun, Firman aktif berolahraga, terutama bola voli, hingga meraih sertifikat dari ajang POPDA. Samsul terus mendorong putranya untuk menjaga fisik dan mental yang kuat melalui olahraga.
“Dia selalu fokus dan disiplin, baik di olahraga maupun akademik. Kegagalan tak pernah membuatnya putus asa, malah semakin memotivasinya,” ujar Samsul.
Kejutan dari Danlanud RHF Tanjung Pinang
Momen kelulusan Firman menjadi kenangan tak terlupakan bagi keluarga Samsul. Pada hari pengumuman, Komandan Lanud Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjung Pinang, bersama sejumlah prajurit, datang langsung ke rumah Samsul untuk menyampaikan kabar bahagia itu.
“Saya terkejut dan sangat bersyukur ketika Danlanud datang ke rumah untuk memberitahukan kelulusan Firman. Ini kebahagiaan yang luar biasa. Terima kasih kepada semua yang telah membimbing dan membina Firman selama proses seleksi,” kata Samsul, tak mampu menahan air mata kebahagiaannya.
Cita-Cita Tercapai dengan Usaha dan Doa
Kisah Firman Devandi menjadi bukti nyata bahwa keteguhan hati, kerja keras, dan doa mampu mengatasi berbagai rintangan. Kini, anak penjual ketoprak ini siap mengabdi kepada bangsa dan negara sebagai prajurit TNI AU.
“Ini adalah berkah tak terhingga dari Allah SWT. Semoga Firman selalu diberikan kemudahan dalam menjalankan tugasnya ke depan,” tutup Samsul penuh haru. ***














