ANAMBAS – Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Aneng, menegaskan bahwa tokoh agama merupakan mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial, persatuan, dan kerukunan masyarakat. Komitmen tersebut disampaikannya saat bersilaturahmi sambil ngopi bersama Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kepulauan Anambas, Ustadz Muhammad Qosim, di Kecamatan Jemaja, Jumat, 17 Juli 2026, pagi.
Pertemuan berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban. Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiyar, S.H., M.M., Camat Jemaja, serta Ustadz Muhtar bin Jaiz. Mereka berbincang mengenai berbagai isu sosial dan pembangunan dalam suasana kekeluargaan.
Di tengah perbincangan tersebut, Aneng menekankan bahwa pemerintah daerah membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, khususnya para tokoh agama, untuk menjaga keharmonisan di tengah keberagaman.
“Kami tidak bisa bekerja sendirian. Kehadiran para tokoh agama adalah kekuatan moral yang mampu merawat persatuan di tengah keberagaman,” ujar Aneng.
Menurutnya, kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah dan tokoh agama menjadi fondasi penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang rukun, damai, serta saling menghormati. Sinergi tersebut juga dinilai mampu mendukung berbagai program pembangunan daerah agar berjalan lebih efektif.
Selain membahas penguatan nilai-nilai persatuan, pertemuan itu juga menjadi ruang diskusi mengenai pentingnya memperkokoh kerukunan antarumat beragama dan membangun komunikasi yang berkelanjutan antara pemerintah dengan para pemuka agama.
Ketua FKUB Kabupaten Kepulauan Anambas, Ustadz Muhammad Qosim, menyampaikan apresiasi atas komitmen Bupati Aneng yang terus membangun komunikasi dengan tokoh agama.
“Kebersamaan seperti ini adalah modal besar. Ini yang kita butuhkan untuk terus memperkuat persatuan masyarakat Kepulauan Anambas,” tutur Ustadz Muhammad Qosim.
Silaturahmi tersebut diharapkan semakin mempererat hubungan antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat. Di tengah berbagai tantangan sosial, komunikasi yang terbuka dan kebersamaan dinilai menjadi modal penting dalam menjaga keharmonisan sekaligus mendukung kemajuan Kabupaten Kepulauan Anambas. ***
















