KARIMUN (SK) — Nasabah Bank BNI beramai-ramai memadati kantor BNI Cabang Tanjung Balai Karimun yang beralamat di Jalan Trikora, Senin, (05/12/2016.
Menurut beberapa Nasabah, mengaku terkejut saat akan melakukan transaksi di mesin ATM, namun tiba-tiba kartu ATM milik nasabah di blokir.
Salah satu Nasabah yang tidak ingin disebutkan identitasnya YL, mengaku uang di rekeningnya juga hilang. YL mengetahui uangnya hilang ketika melakukan transaksi di ATM, namun Kartu ATM miliknya diblokir.
“Sayakan mau transfer tadi malam, terus kok tiba-tiba ATM saya di blokir,” akunya kepada sijorikepri.com.
Keesokan harinya, Pukul 11.00 WIB, YL mendatangi Bank BNI di Jalan Trikora, kemudian mengadukan hal ini pada Customer Service (CS). Menurut keterangan YL, menjelaskan apa yang disampaikan petugas BNI tersebut, bahwa memang terdapat penyadapan di mesin ATM. Terutama ATM di Padi Mas, Tanjung Balai Karimun.
“Kata Petugas memang lagi ada masalah, ada tindakan kriminal berupa penyadapan, perkiraan banyak dilakukan di mesin ATM Padimas,” kata YL.
Dikatakannya lagi, uang yang hilang di rekeningnya kisaran Rp 13 Juta, dan setelah melapor ke CS, maka akan diproses selama masa kerja maksimal 70 hari.
“Petugas juga bilang, kalau dia akan memproses uang nasabah yang hilang dalam masa kerja maksimal 70 hari,” tambahnya
Pihak Bank BNI Jalan Trikora belum bisa memberikan keterangan apapun, terkait masalah ini. Pihak Media sijorikepri.com mencoba mendatangi Kepala Cabang, Joko T. Namun, Salah saorang petugas BNI mengatakan, kalau pimpinannya sedang ada rapat Video Conference dengan Pusat. Hingga malam Hari, dari pantauan sijorikepri.com, banyak orang-orang yang mengantri di ATM BNI, untuk melakukan penarikan. Salah satu nasabah yang ikut mengantri mengaku takut kalau uangnya juga ikut hilang. (SK-TIM)








