Walikota Batam : Jangan Sampai Ada “YANG MASUK RUMAH SAKIT”

oleh -0 views
Walikota Batam : Jangan Sampai Ada “YANG MASUK RUMAH SAKIT” 1
Walikota Batam, HM Rudi, bersama Kaper Sijori Kepri Batam, ikut melaksanakan penggalangan dana untuk musibah yang terjadi di Lombok dan Sumbawa. (Foto : Ist)
Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

Walikota Batam : Jangan Sampai Ada “YANG MASUK RUMAH SAKIT”

SIJORIKEPRI.COM, BATAM — Walikota Batam, HM Rudi SE MM, turun langsung ke jalan di perempatan lampu merah Sungai Panas, dalam usaha penggalangan dana Lombok, Jum’at, (31/8/2018).

Penggalangan dana tersebut diawali dengan apel penggalangan dana Lombok, di halaman Kantor BNI Sungai Panas, pada pukul 16.00 WIB, yang diikuti Tagana, Karang Taruna, TKS, Pramuka dan Satpol.

“Selamat sore, semangat ya. Gimana ini, mau dapat duit banyak, kalau jawab salam saja nggak kompak. Ayo semangat,” kata Rudi, mengawali sambutannya.

“Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Mari kita bahas tuntas saudara-saudara kita yang sedang kena musibah di Lombok sana. Bahkan bukan hanya Lombok. Tapi juga Lombok dan sekitarnya, seperti Sumbawa. Meraka hari ini kelaparan. Kalau dibantu pemerintah saja, itu tidak cukup. Mereka butuh dana banyak sampai mau 1 triliun lebih. Saya berharap kita semua tulus ikhlas bantu Lombok dan Sumbawa. Nanti saya ikut turun juga. Kita sama-sama turun ya,” lanjut Rudi.

Pemerintah Kota Batam, tambah Rudi, tidak cukup uang untuk membantu korban bencana di Lombok sana, sehingga pihaknya mengajak para penggalang dana untuk turun sama-sama dalam melakukan penggalangan dana dan meminta kepada mereka untuk terus saja melakukan penggalangan dana sampai hari besok dan besoknya lagi, tidak hanya terpaku pada satu hari saja. Kalau tidak mencukupi ulang besoknya.

Penggalangan dana tersebut dilaksanakan di empat titik, yakni di titik Simpang Kepri Mall, Simpang Masjid Raya, Simpang Martabak Har dan Simpang Sungai Panas. Dan dilaksanakan selama kurang lebih dua minggu, yakni dari mulai tanggal 31 Agustus hingga 15 September 2018.

“Pemko Batam tidak cukup uang, untuk bantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah di Lombok sana. Oleh karenanya, kita turun ke jalan. Untuk bangun jalan saja ini belum cukup juga, masih kurang. Jadi kita tulus ikhlas saja ya. Kalau hari ini tidak cukup kita ulang lagi besok. Ga cukup juga, maka besoknya ulang lagi. Belum cukup juga, besoknya ulang lagi. Begitu terus. Karena Lombok itu, butuh dana yang sangat sangat sangat banyak. 1 Triliun juga tidak cukup. Kita ramaikan hari ini dan saya juga akan ikut. Saya akan berdiri di simpang sini,” tambah Rudi.

Selain itu, Rudi juga meminta kepada para penggalang dana untuk sama-sama menghitung uang hasil dari penggalangan dana tersebut, agar tidak menimbulkan fitnah. Begitu juga nanti kalau pengirimannya, juga harus transparan.

Rudi juga berpesan kepada para penggalang dana, agar berhati-hati dalam melakukan aksi penggalangan dana, mengingat aksi tersebut dilakukan di persimpangan lampu merah. Hijau langsung maju, dan pada saat lampu merah, maka langsung balik. Rudi berharap, jangan sampai ada pula yang masuk rumah sakit gara-gara itu.

“Hati-hati ya, pas lampu hijau, maka maju cepat, dan pas lampu merah, langsung balik. Jangan sampai ada yang masuk rumah sakit pula gara-gara ini, saya tidak mau itu terjadi,” pesan Rudi senyum-senyum, sambil sedikit tertawa. (nda)

 

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

height="100%"

loading...
banner 740x400

banner

banner