GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRI

Warga Batu Hitam Ranai Minta “PEMERINTAH TURUN TANGAN”

×

Warga Batu Hitam Ranai Minta “PEMERINTAH TURUN TANGAN”

Sebarkan artikel ini
Penjual Cabai di Pasar Ranai, Kabupaten Natuna. (Foto : Bernard Simatupang)
– Terkait Harga Cabai di Pasaran Mahal.

NATUNA (SK) — Harga cabai rawit di Pasar Ranai terpantau masih tinggi, yaitu sekitar Rp. 90.000 per kilo gram. Akibat harganya yang mahal, masyarakat mengurangi pembelian cabai.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Salah seorang pedagang sayur mayur di pasar Ranai, Kezia (44) mengungkapkan, melambungnya harga cabai di Pasar Ranai membuat masyarakat resah. Gagal panen membuat pasokan cabai berkurang, sehingga harga di pasaran menjadi mahal,” ungkapnya, di Kios Pasar Ranai, Kamis, (16/02/2017).

Seiring dengan tingginya harga cabai rawit, komoditas sayur lainnya juga ikut naik, seperti kol, buncis, kentang, wortel, tomat, bawang putih, dan bawang merah yang konon selalu didatangkan dari luar kota Ranai.

Lain dengan sayur lokal seperti kacang panjang, terong, sawi, timun, kangkung, dan bayam terpantau stabil dan normal harganya.

Kenaikan harga cabai rawit di Pasar Ranai membuat kalangan ibu-ibu dan pedagang mengeluh.

Erma (32), salah seorang warga Batu Hitam Ranai kepada Sijori Kepri mengatakan, ia meminta pemerintah segera turun tangan mengatasi gejolak kenaikan harga komoditas cabai rawit, yang dirasakan semakin memberatkan masyarakat.

“Saya sih berharap pemerintah atau instansi terkait segera turun tangan mencari solusi mengatasi kenaikan harga, soalnya semakin memberatkan masyarakat,” pintanya. (SK-Nard/C)

 

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100