LINGGA

10 Anak Lingga Operasi Bibir Sumbing di Melaka

×

10 Anak Lingga Operasi Bibir Sumbing di Melaka

Sebarkan artikel ini

– Program DMDI dan USM Malaysia

LINGGA (SK) — Sepeluh anak dibawah 10 tahun, dari berbagai daerah yang ada di Kabupaten Lingga, akan di berangkatkan ke Negara jiran Malaysia. anak-anak ini setelah di Malaysia akan langsung dibawa ke Melaka untuk operasi bibir sumbing. kegiatan ini merupakan berkat kerjasama Laskar Merah Putih (LMP) Lingga, dan Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI), serta Universiti Sains Malaysia (USM), yang akan melaksanakan operasi terhadap anak-anak tersebut. Selain itu, salah satu organisasi yang cukup terkenal di Melaka, yakni, Majelis Gabungan Belia Melaka (MGBM), akan ikut bekerjasama membantu romboingan Kabupaten Lingga setelah di Melaka.

Ketua DMDI Kabupaten Lingga, Abdul Gani Atan leman, mengatakan, operasi bibir sumbing yang dilakukan terhadap anak kabupaten Lingga ini, merupakan program lajutan Tahun 2014 lalu yang sempat tertunda, dikarenakan tidak siapnya tenaga medis saat itu, serta tidak ada penanggung jawab kegiatan. Karena, sebelumnya kita telah melakukan pendataan, jadi kegiatan ini tetap kita jalankan meski agak terlambat, hanya pelaksanaannya saja yang berubah, sebelumnya akan dilaksanakan di Kabupaten Lingga, sekarang anak-anak yang kita bawa ke Melaka, Malaysia,

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

“Karena sebelumnya kita pernah mendata anak-anak untuk operasi bibir sumbing, agar programnya tetap berjalan, anak-anak ini yang kita bawa ke Melaka, malaysia,” ucapnya, ketika ditemui Sijori Kepri, Rabu, (09/03/2016).

Untuk sepuluh anak-anak yang kita bawa ke Melaka ini, Kata Gani, yang sebelumnya kita data, dan masyarakat sangat berharap adanya operasi bibir sumbing ini, untuk itu, kita langsung mengadakan pertemuan untuk membahas keberangkatannya. Anak-anak ini secara keseluruhan merupakan anak dari kalangan kurang mampu, dari berbagai Daerah di Kabupaten Lingga, seperti dari, Bukit Belah, Bakung, Teluk, Tebing dan Air merah. Dalam pendataan ulang, kita lansung turun ke rumah mereka, keberangkatan anak-anak ini pun akan didampingi orang tuanya masing-masing.

“Untuk keberangkatan anak-anak ini sepenuhnya kita biayakan, karena memang anak ini dari kalangan yang kurang mampu, selain itu, ini merupakan kegiatan sosial, untuk keberangakatan ini, dana kita peroleh dari para donatur yang tidak mengikat, jadi kita tidak menggunakan dana dari Pemerintah Kabupaten Lingga. Setelah rombongan di Malaysia, dari Johor hingga Melaka mulai dari transporetasi dan penginapan serta operasi, sepenuhnya biaya ditanggung oleh mereka,” ungkap pria yang merupakan juga Anggota Komisi III DPRD Lingga ini.

DMDI sendiri, lanjut Gani, dalam kegiatan membantu masyarakat, tidak hanya di Kabupaten Lingga, namun, beberapa Provinsi lain di Indonesiia juga pernah mereka kunjungi dalam memberikan bantuan terhadap masyarakat, dan program kegiatan DMDI ini, dilakukan setiap tahun dengan Daerah yang berbeda. Untuk tahun ini, dengan adanya hubungan emosional kedua belah pihak, antara Kabupaten Lingga dan Melaka, Malaysia, kita menghubungi pengurus DMDI Melaka, kebetulan mereka belum memprogramkan untuk ke Daerah lain di Indonesia, kita langsung meminta untuk membawa anak-anak kita ke Melaka dan mereka pun menyetujuinya.

“Dalam jadwal kita, keberangkatan anak-anak ini, pada Kamis, (10/03/2016), dan akan pulang pada Selasa (15/03/2016), untuk segala sesuatunya, dari paspor dan yang lainnya, semuanya telah siap, tinggal keberangkatannya saja,” unggahnya. (SK-Pus)

Abdul Gani Atan Leman (Foto : Puspandito)
Abdul Gani Atan Leman (Foto : Puspandito)