GESER UNTUK BACA BERITA
BATAM

Potensi Perikanan Kepri Capai 1,3 Juta Ton per Tahun, Ansar Ahmad Optimistis Terus Berkembang

×

Potensi Perikanan Kepri Capai 1,3 Juta Ton per Tahun, Ansar Ahmad Optimistis Terus Berkembang

Sebarkan artikel ini
Potensi Perikanan Kepri Capai 1,3 Juta Ton per Tahun, Ansar Ahmad Optimistis Terus Berkembang
Potensi Perikanan Kepri Capai 1,3 Juta Ton per Tahun, Ansar Ahmad Optimistis Terus Berkembang. (Foto : Fik)

BATAM – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menegaskan sektor kelautan dan perikanan masih menjadi salah satu kekuatan utama yang dimiliki Provinsi Kepulauan Riau. Potensi tersebut dipaparkannya saat membuka Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Sumatera Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) di Ballroom Hotel Pasific Palace Batam, Sabtu, 27 Juni 2026.

Di hadapan anggota DPRD kabupaten se-Wilayah Sumatera, Ansar Ahmad menjelaskan bahwa nilai komoditas perikanan tangkap di Kepulauan Riau telah mencapai sekitar 1,3 juta ton per tahun. Angka tersebut menjadi salah satu potensi unggulan yang terus dikembangkan pemerintah daerah.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Selain perikanan tangkap, Ansar Ahmad juga memaparkan potensi perikanan budidaya yang terus berkembang. Total produksi perikanan budidaya di Kepulauan Riau saat ini mencapai 27.436 ton.

Paparan mengenai sektor perikanan tersebut menjadi bagian dari pengenalan berbagai potensi strategis Kepulauan Riau kepada peserta Rakorwil ADKASI Wilayah Sumatera.

Selain sektor kelautan dan perikanan, Ansar Ahmad juga memperkenalkan potensi pariwisata yang diarahkan menjadi hub pariwisata internasasional di Pulau Sumatera melalui tourism linkages network. Ia juga menjelaskan pengembangan sektor investasi melalui lima Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang tersebar di sejumlah wilayah di Kepulauan Riau.

Menurut Ansar Ahmad, berbagai potensi tersebut terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya memperkuat pembangunan daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau.

Rakorwil ADKASI Wilayah Sumatera mengangkat tema “Momentum Revisi Undang-Undang 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah, Otonomi Daerah Asimetris dan Penguatan Kelembagaan DPRD Dalam Penyelenggaraan Pemerintah Daerah”.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPR RI Sari Yulianti, Wakil Ketua Umum DPN ADKASI Wilayah Sumatera Herman Effendy, narasumber dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri, serta anggota DPRD kabupaten dari berbagai daerah di Pulau Sumatera. ***

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100