LINGGA – Sebanyak 356 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Lingga menerima insentif keagamaan dan pendidikan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Bantuan dengan total nilai mencapai Rp178 juta ini diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad dalam kegiatan Tabligh Akbar dan Penyerahan Bantuan Sosial Kemasyarakatan di Lapangan Hang Tuah, Lingga, Senin (27/10/2025) malam.
Dalam sambutannya, Gubernur Ansar Ahmad menyampaikan bahwa para guru PAUD memiliki peran besar dalam membentuk karakter generasi muda sejak usia dini. Oleh karena itu, pemerintah daerah merasa perlu memberikan dukungan dan penghargaan atas dedikasi mereka.
“Guru PAUD adalah peletak dasar pendidikan moral dan akhlak bagi anak-anak kita. Meskipun bekerja dalam keterbatasan, mereka punya semangat luar biasa. Insentif ini adalah bentuk apresiasi kami kepada para pendidik di daerah,” ujar Ansar.
Ia menambahkan, Pemprov Kepri akan terus meningkatkan perhatian terhadap tenaga pendidik non-ASN, termasuk para guru PAUD dan guru TPQ.
“Kami ingin memastikan para pendidik tetap semangat menjalankan tugas mulia, karena pendidikan adalah investasi jangka panjang bagi bangsa,” katanya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, menegaskan bahwa pemerintah akan berupaya agar program seperti ini dapat berkelanjutan setiap tahun.
“Kami memahami pentingnya peran guru PAUD dalam membentuk generasi emas Kepri. Karena itu, dukungan moril dan finansial bagi mereka harus terus diperkuat,” ungkap Nyanyang.
Salah satu penerima insentif, mengaku terharu atas perhatian pemerintah provinsi. “Kami sangat bersyukur. Bantuan ini bukan hanya soal uang, tapi bentuk pengakuan terhadap kerja keras kami di lapangan,” ujarnya.
Program bantuan insentif guru PAUD ini merupakan bagian dari rangkaian penyerahan bantuan sosial kemasyarakatan Pemprov Kepri tahun 2025 yang disalurkan untuk berbagai sektor, termasuk pendidikan, keagamaan, dan kesejahteraan masyarakat. ***














