LINGGA β Hilangnya seorang nelayan bernama Rahman (65) di perairan Desa Sungai Pinang, Kecamatan Lingga Timur, memicu operasi pencarian oleh tim dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang. Korban dilaporkan hilang setelah berangkat melaut untuk menjaring ikan bawal dan tak kunjung kembali ke daratan.
Laporan kejadian tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang pada Sabtu (14/3/2026) pukul 16.25 WIB melalui Ketua DPD HNSI Kepulauan Riau, Distrawandi.
Berikut kronologi kejadian hilangnya nelayan Rahman di perairan Sungai Pinang.
Berangkat Melaut Sore Hari
Peristiwa ini bermula pada Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu Rahman berangkat melaut untuk menjaring ikan bawal di perairan sekitar Desa Sungai Pinang.
Seperti biasanya, Rahman diperkirakan akan kembali ke daratan sekitar pukul 22.00 WIB setelah menyelesaikan aktivitas menjaring ikan.
Namun hingga malam hari, korban tidak kunjung pulang ke rumah.
Tak Kunjung Pulang hingga Dini Hari
Keluarga yang mulai merasa khawatir kemudian memutuskan melakukan pencarian mandiri.
Pada Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 01.00 WIB, keluarga bersama warga mencoba menyisir area perairan tempat korban biasa melaut.
Pencarian tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 03.00 WIB.
Perahu Ditemukan Tanpa Awak
Dalam pencarian tersebut, keluarga menemukan perahu milik Rahman di sekitar lokasi kejadian.
Perahu tersebut ditemukan dalam kondisi kosong tanpa keberadaan korban.
Selain perahu, jaring yang digunakan korban untuk menjaring ikan juga ditemukan berada di dalam perahu tersebut.
Temuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak terkait hingga akhirnya informasi tersebut diteruskan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang.
Tim SAR Turun Melakukan Pencarian
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR segera melakukan koordinasi awal dengan berbagai pihak di wilayah Lingga.
βSetelah menerima laporan dari Ketua DPD HNSI Kepulauan Riau, tim SAR langsung melakukan koordinasi dengan pihak terkait di wilayah Lingga dan segera mengerahkan tim rescue menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian,β ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Fazzli, Sabtu (14/3/2026).
Berdasarkan informasi yang diterima, lokasi kejadian diperkirakan berada pada koordinat 0Β°19’47.76″S – 104Β°49’33.83″T atau sekitar 24,7 Nautical Miles dari Unit Siaga SAR Lingga.
Pada pukul 16.35 WIB, satu tim rescue yang terdiri dari tujuh personel diberangkatkan dari Unit Siaga SAR Lingga menuju lokasi kejadian kecelakaan (LKK).
Tim bergerak menggunakan armada RIB 05 Lingga dan diperkirakan tiba di area pencarian sekitar pukul 17.47 WIB.
βKami telah mengerahkan satu tim rescue dari Unit Siaga SAR Lingga menggunakan RIB 05 menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan pencarian terhadap korban yang dilaporkan hilang kontak saat melaut,β jelas Fazzli.
Hingga berita ini diterbitkan, Rahman masih dinyatakan dalam pencarian dan tim SAR bersama unsur terkait terus melakukan penyisiran di area perairan tersebut. ***
















