AWe-Nizar Expos “SATU TAHUN KINERJA PEMKAB LINGGA”

oleh
Bupati Lingga, Alias Wello, saat Expos Kinerja Pemerintah Kabupaten Lingga selama 1 tahun. (Foto : Puspandito)

LINGGA (SK) — Alias Wello dan Muhammad Nizar (AWe-Nizar) gelar expos satu tahun kepemimpinannya menjadi Bupati dan Wakil Bupati di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga, Sabtu, (18/02/2017) malam, di halaman Kantor Bupati Lingga, di Daik Lingga.

Tanggal 17 Februari 2017, kemarin, satu tahun kepemimpinannya. Pasang surut keberhasilan program yang dijalankan tidak membuat kedua pemimpin ini putus asa. Berbagai kritik dan saran dari seluruh elemen masyarakat Lingga ditampung dalam peringatan satu tahun kepemimpinan Awe-Nizar, di daerah yang juga memiliki banyak keterbatasan diberbagai bidang.

Dengan terbatasnya sarana, anggaran dan Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan tantangan tersendiri bagi Bupati Lingga, Alias Wello untuk membawa daerah yang berjuluk Bunda Tanah Melayu ini, menjadi daerah yang maju sesuai dengan tagline kampanye yang diusung “Menuju Lingga terbilang 2020”.

“Tantangan memimpin Lingga ini multi kompleks, sehingga membutuhkan kesabaran, pemahaman, serta kerja keras untuk mencapai tujuan yang diusung dalam visi misi,” ungkapnya.

BACA JUGA :  DPRD Lingga Setujui 3 Perda

Alias Wello telah berjanji, sejak dirinya diamanahkan menjadi Bupati Lingga, dirinya akan mencurahkan seluruh tenaga dan fikiran untuk mengelola potensi yang dimiliki Kabupaten Lingga. Meski pada perayaan satu tahun kepemimpinannya ini, masih ada beberapa janji politik yang belum dapat dituntaskan, namun berbagai program perioritas dan unggulan yang diusung pada kampanye telah mulai menunjukan hasil yang baik.

Program cetak sawah yang tanpa menggunakan APBD Lingga, terbukti telah dapat mencuri perhatian Pemerintah Pusat. Melalui Kementrian Pertanian tahun 2017, Kabupaten Lingga mendapatkan alokasi pembukaan percetakan sawah seluas 3.000 hektar. Dan program percetakan sawah yang diperoleh tersebut, merupakan terbesar yang pernah diberikan oleh Kementrian Pertanian untuk Kabupaten dengan letak geografis kepulauan.

BACA JUGA :  Garda Terbilang : "FITRI HARUS TETAP LANJUTKAN SEKOLAH"

“Didalam peta Kabupaten Lingga, juga masuk sebagai daerah yang menjadi andalan untuk program ketahanan pangan di Indonesia,” terangnya.

Berbagai program unggulan dalam kampanye, sekitar dua jam diuraikan Alias Wello, dan dilanjutkan dengan dialog dengan masyarakat dan Kepala Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) di Kabupaten Lingga. Dan beberapa Program yang sudah dijalankan, selain itu, dirinya juga minta maaf kepada masyarakat, karena masih ada beberapa program yang belum dapat dijalankan.

“Program pemekaran Kecamatan Senayang, program peningkatan produksi sagu dan program investasi yang belum maksimal menjadi “utang” saya untuk segera dituntas,” imbuhnya.

Dilanjutkannya lagi, keterbataaan anggaran, sarana dan prasarana adalah satu diantaranya yang membuat beberapa program yang diusung belum dapat dilakukan, seperti pengolahan sagu. Sebenarnya kita sudah pernah jajaki untuk pemasaran sagu Lingga yang terkenal dengan kualitas nomor satu.

BACA JUGA :  Bupati Lingga Lantik "47 PEJABAT ESELON IV"

“Namun jumlah permintaan dari perusahaan sangat besar, yang tidak mungkin dapat dipenuhi para pengelola sagu di Lingga yang produksinya masih menggunakan cara tradisional. Kami akan cari cara bagaimana produksi sagu masyarakat dapat meningkat,” janji Awe, diakhir exposnya. (SK-Pus)

Shares

No More Posts Available.

No more pages to load.