LINGGARAGAM

Bappeda Lingga Rencanakan Festival Gunung Daik

×

Bappeda Lingga Rencanakan Festival Gunung Daik

Sebarkan artikel ini

LINGGA (SK) — Muhammad Ishak, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lingga, akan terus menggesa gagasan agar terwujudnya impian untuk memberdayakan keindahan panorama Bumi berjuluk Bunda Tanah Melayu, terutama Gunung Daik Lingga sebagai salah satu ikon andalan.

“Saya mengharapkan SKPD terkait untuk konsen dan bekerja keras mewujudkan impian dan gagasan berlian tersebut, agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat Lingga,” ujarnyan, kemarin.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Salah seorang tokoh pembentukan Kabupaten Lingga, kata Ishak, yakni, Rida K Liamsi, juga pernah menyampaikan langsung gagasan berlian ini kepada saya, agar menggelar festival Gunung Daik, tentunya gagasan dari seorang tokoh ini sangat baik sekali, karena fokus pada kegiatan budaya, untuk itu, Pemkab Lingga sejak lama telah memperisiapkan perencanaan perkembangan kawasan Damnah, Yakni, kawasan strategis berada tidak jauh dari lereng Gunung Daik.

“Lokasi Damnah tersebut telah berdiri Musium Balai Adat Melayu, adanya situs bersejarah, reflika Istana Damnah dan sebagainya, dan kawasan Damnah tersebut merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Daik Lingga, dan Pemkab Lingga telah menyiapkan Detail Engineering Design (DED) kawasan itu sejak tahun 2010 lalu,” paparnya.

Saat ini, lanjut Ishak, Pemkab Lingga masih mengusahakan pembebasan lahan secara bertahap, setelah masalah lahan selesai, nantinya dikawasan tersebut akan dibangun sejumlah rumah adat, yang termasuk dalam rumpun melayu, juga monumen Tanah Bunda Melayu.

“Namun, semua impian ini dilakukan secara bertahap, serta disesuaikan dengan ketersediaan anggaran,” ungkapnya.

Terakhir, Ishak mencontohkan, pembangunan musium baru Linggam Cahaya dan Balai Adat Melayu yang ada saat ini, dana pembangunan seluruhnya berasal dari Provinsi Kepri dan dana Pusat, sehingga SKPD dapat menjemput bola guna mewujudkan impian tersebut.

“Gunung Daik bercabang tiga, sudah menjadi ikon destinasi wisatawan baik lokal maupun Manca Negara, hanya tinggal pengelolaan dan sarana prasarana serta program meningkatannya, sehingga menjadi daya tarik kepada wisatawan,” imbuhnya. (SK-Pus)

LIPUTAN LINGGA : PUSPANDITO
EDITOR : DEDI YANTO

Gunung Daik (Foto: Istimewa)
Gunung Daik (Foto: Istimewa)
Gunung Daik (Foto: Istimewa)
Gunung Daik (Foto: Istimewa)