Menantu korban, Fendi Kurniawan, diminta keterangan juga mengakui jasad orang tuanya telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
”Sebelum dibawa ke rumah duka, terlebih dulu diperiksa di Rumah Sakit Bhayangkara Batam. Pihak keluarga menunggu di rumah sakit ini,” kata Fendi Kurniawan.
Sementara, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Mu’min, sebelumnya, mengatakan upaya pencarian telah dilakukan sejak terjadi kejadian. Melibatkan, Kan SAR Tanjungpinang, Polsek Galang, Polair Polda Kepri, Pos TNI AL Galang dan masyarakat setempat.
Kronologis kejadian, berawal korban yang tinggal di Taman Kota Mas Blok B3, Kelurahan Lubuk Baja, Batam, berangkat memancing bersama seorang temannya, Supardi, menggunakan boat viber milik Supardi. Lokasi mancing seputaran perairan pulau Airsaga, Barelang, Sabtu, (16/5/2020) sekira pukul 10.00 WIB.
Sekira pukul 19.15 WIB, tiba tiba korban terjatuh ke laut. Karena tali pancing tersangkut. Saat itu, Supardi berusaha menyelamatkan korban dengan melemparkan sebuah jerigen. Namun, usaha ini tidak berhasil karena kondisi gelap.
Selanjutnya Supardi menghubungi pihak keluarga. Dan, pihak keluarga memberitahukan kejadian tersebut ke Polsek Galang.
Selanjutnya, Kapolsek Galang AKP Herman Kelly, melakukan koordinasi dengan Sat Polair Polresta Barelang untuk melakukan pencarian terhadap korban dan Supardi. Dan akhirnya, Kapal patroli direktorat Polair Polda Kepri bersama Pos AL pulau Abang berhasil menemukan kapal boat Supardi.
Boat dan Supardi langsung dibawa ke Pelabuhan rakyat Tanjung Cakang, Batam. Karena, malam hari, untuk sementara pencarian terhadap korban dihentikan dan dilanjutkan pada Minggu pagi (17/5/2020) sekira pukul 07.00 WIB. (Wak Dar)
















