GESER UNTUK BACA BERITA
BERITA TERKINI

Ambang Priyonggo : BC Batam Berhasil Lampaui Target Penerimaan Negara, Meroket Hingga 113,21 Persen di Tahun 2022

×

Ambang Priyonggo : BC Batam Berhasil Lampaui Target Penerimaan Negara, Meroket Hingga 113,21 Persen di Tahun 2022

Sebarkan artikel ini
Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam, Ambang Priyonggo. (Foto : BC Batam)

BATAM — Bea Cukai (BC) Batam berhasil pencapaian target penerimaan kepabeanan dan pajak tahun 2022 dengan prestasi yang luar biasa. 

Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam (Kepala KPU BC Batam), Ambang Priyonggo, mengatakan, jumlah pungutan bea dan pajak yang berhasil dikumpulkan meroket hingga 113,21% dari target yang telah ditetapkan. Total penerimaan kepabeanan dan pajak yang dipungut Bea Cukai Batam tahun 2022 lalu sebesar Rp 1,16 triliun.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Selain penerimaan bea cukai dan pajak, dihimpun penerimaan perpajakan sebesar Rp 3,78 triliun, sehingga total penerimaan negara yang berhasil dihimpun Bea Cukai Batam menjadi Rp 4,94 triliun.

Target penerimaan bea dan pajak tahun 2022 yang semula Rp 391,04 miliar kemudian menjadi Rp 1,02 triliun setelah dilakukan redistribusi target penerimaan oleh Dirjen Bea dan Cukai. 

“Kami sebenarnya berhasil mencapai lebih dari 100% dari target Oktober lalu. Tapi kami terus kejar dan maksimalkan penerimaan negara hingga akhir tahun,” kata Ambang Priyonggo, Kamis, 12 Januari 2023.

Jika dibandingkan dengan penerimaan kepabeanan dan pajak tahun 2021, lanjut Ambang, penerimaan Bea Cukai Batam tahun 2022 mengalami peningkatan sebesar 6,41% atau melonjak sebesar Rp 69,94 miliar.

BERIKUT RINCIAN PENERIMAAN BEA CUKAI DAN PAJAK TAHUN 2022 :

Penerimaan Bea Masuk sebesar Rp 358,33 miliar, Tanda Terima Pabean Ekspor sebesar Rp 787,51 miliar dan Penerimaan Cukai sebesar Rp 14,98 miliar.

“Penyumbang penerimaan kepabeanan dan cukai terbesar di Batam yaitu penerimaan bea keluar,” ujar Ambang.

Disampaikan oleh Ambang lagi, bahwa ada 9 (sembilan) perusahaan di Batam yang melakukan kegiatan ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan produk turunannya di sepanjang tahun 2022.

Selain itu, kenaikan tarif CPO global pada bulan Juni 2022 membuat capaian penerimaan bea keluar sebesar Rp 284,45 miliar. Peningkatan penerimaan bea keluar juga sejalan dengan meningkatnya permintaan komoditas, sejalan dengan pemulihan ekonomi pada tahun 2022. 

Kemudian, harga CPO yang melonjak, karena terbatasnya produksi di negara lain memacu produsen lokal di Batam untuk memenuhi kebutuhan CPO di dunia, dengan cara mengekspor produknya ke luar negeri.

Namum begitu, penerimaan bea masuk naik sebesar 35,80% atau Rp 263,86 miliar jika dibandingkan dengan penerimaan pada tahun 2021. 

“Penerimaan bea masuk tahun 2022 bersumber dari berbagai kegiatan pemasukan dan pengeluaran barang dari dan ke Batam,” terang Ambang.

Masih kata Ambang, bidang usaha perusahaan yang menjadi penyumbang terbesar, yaitu perusahaan peternakan babi, perusahaan kegiatan eskplorasi minyak gas dan bumi, perusahaan produsen minyak, perusahaan jasa kiriman barang, dan perusahaan produsen pipa baja.

Disisi lain, penerimaan cukai pada tahun 2022 meningkat sebesar 62,18% jika dibandingkan dengan tahun 2021. Penerimaan cukai bersumber dari cukai hasil tembakau, cukai etil alkohol, cukai lainnya, denda cukai dan restitusi cukai.

Adpun penerimaan lain yang dikumpulkan oleh Bea Cukai Batam yaitu penerimaan perpajakan sebesar Rp 3,78 triliun yang meningkat 19,09% jika dibandingkan dengan penerimaan perpajakan pada tahun 2021.

“Jenis penerimaan perpajakan yang dipungut oleh Bea Cukai Batam yaitu PPh Impor, PPn Impor, PPnBM, dan PPN Hasil Tembakau,” ucapnya.

Dijelaskan Ambang lagi, Direktur Jenderal Bea dan Cukai telah menetapkan target penerimaan yang harus dikumpulkan oleh Bea Cukai Batam pada tahun 2023 sebesar Rp 525,70 miliar.

Keberhasilan atas capaian penerimaan kepabeanan dan cukai di tahun 2022 tersebut menjadi tolak ukur bagi Bea Cukai Batam untuk dapat mencapai target di tahun 2023.

Di sepanjang tahun 2022, Bea Cukai Batam telah melakukan banyak kegiatan demi menunjang tercapainya target penerimaan negara. 

Kegiatan yang dilakukan berupa Customs Visit Customer dan audiensi dalam rangka mengasistensi langsung perusahaan dan Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) yang melakukan kegiatan ekspor-impor di Kota Batam. 

“Kegiatan ini sejalan dengan fungsi bea dan cukai sebagai industrial assistance,” terangnya. (afr)

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100