SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Gubernur Kepri, H. Nurdin Basirun, menghadiri Dialog Interaktif dengan tema “Jumpa Tokoh Inspiratif” yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Raimuna Daerah (RAIDA) Kepri III, di halaman kantor Kwarda Gerakan Pramuka Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Minggu, (25/09/2017).
Dalam kesempatan itu, Nurdin, bercerita dihadapan para peserta RAIDA Kepri III, tentang cikal-bakal perjalanan karirnya yang diawali dari seorang nakhoda kapal, hingga terjun ke dunia politik dan akhirnya sekarang menjadi Gubernur Kepulauan Riau.
“Saya mengawali karir dari seorang nakhoda kapal. Nakhoda itu pengusaha. Dan menjadi pengusaha itu lebih menyenangkan, karena tidak makan gaji. Itu adalah masa lalu saya. Lalu semua mengalir begitu saja hingga saya terjun ke dunia politik, dan sampai sekarang menjadi Gubernur,” kata Nurdin.
Nurdin, juga memberi motivasi para peserta RAIDA, mudah-mudahan nantinya bisa menjadi anak soleh dan berbakti kepada Agama, Bangsa dan Negara.
“Adik-adik semua harus memiliki cita-cita yang mulia, untuk negeri kita tercinta ini. Dan harus lebih baik lagi, dibandingkan saya nantinya,” ujar Nurdin.
Dalam perjalanan selalu ada tantangan, tutur Nurdin, dalam hal apapun juga, dan itu adalah hal biasa yang harus dihadapi, karena tantangan merupakan motivasi untuk seseorang menjadi lebih baik lagi.
“Adik-adik jangan takut dengan tantangan. Hadapi tantangan itu, karena setiap tantangan akan menjadi pelecut bagi adik-adik untuk menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.
Nurdin, juga menegaskan, bahwa kesuksesan karirnya tidak terlepas dari jasa dan doa orang tua. Oleh sebab itu, Nurdin berpesan, agar tidak mengecewakan para orang tua masing-masing.
“Jangan sia-siakan air mata orang tua. Jangan mengecewakan mereka sedikit pun,” tutup Nurdin.
Selain Gubernur Kepri, H. Nurdin Basirun, tokoh inspiratif lainnya yang diundang untuk memberi motivasi adik-adik Pramuka adalah tokoh BP3KR, H. Huzrin Hood.
Sementara itu, Huzrin Hood, mengatakan, bahwa momen ini bertepatan sekali dengan detik-detik di sahkannya UU Pembentukan Provinsi Kepulauan Riau pada tahun 2002 lalu.
“Saya mau agar adik-adik yang hadir disini, bisa menjadi pahlawan-pahlawan Kepri dimasa depan. Berbuatlah apapun yang positif untuk masyarakat banyak, karena itulah hakekat kepahlawanan, yakni mau berjuang dan berkorban untuk orang lain,” kata Huzrin Hood.
Adik-adik pramuka se Kepri baik penggalang, penegak maupun pandega tampak antusias mengikuti kegiatan dialog interaktif ini. Hal ini ditandai dengan banyaknya peserta yang bertanya kepada Gubernur Kepri pada sesi tanya-jawab. Diakhir acara dialog, Gubernur pun membaur bersama para peserta RAIDA III dengan cara ikut menari bersama.
Hadir juga pada kesempatan ini, ketua Kwarda Kepri H. TS. Arif Fadillah, serta pengurus Kwarda lainnya seperti H. Nur Syafriadi, Lamidi dan beberapa pengurus lainya. (SK-DY/Bs)








