Disbud Kepri Bersama TACB Tetapkan Bukit Kerang Jadi Cagar Budaya Provinsi Kepri

oleh
Kadis Kebudayaan Kepri, Juramadi Esram, memimpin sidang Final Usulan Pemeringkatan Status Cagar Budaya Kabupaten Bintan menjadi peringkat Provinsi Kepri. (Foto : Ist)

Sijori Kepri, Tanjung Pinang — Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi Kepri bersama Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Provinsi Kepri menggelar sidang Final Usulan Pemeringkatan Status Cagar Budaya Kabupaten Bintan menjadi peringkat Provinsi, di Ruang Rapat Kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri, Kamis, 16 Juni 2022.

Dalam sidang tersebut memutuskan, Kawasan Bukit Kerang, Kabupaten Bintan, masuk dalam Cagar Budaya Kepri. 

Rapat dipimpin langsung Kepala Dinas (Kadis) Kebudayaan Provinsi Kepulauan Riau, Dr Drs HM Juramadi Esram MT, dengan peserta rapat 8 (delapan) orang TACB Provinsi Kepri, diantaranya Ketua TACB Kepri, DR Abdul Malik, Sekretaris TACB, Hj Riawina SS, Dr Meitya Yulyanti MT, Dr Oksep dan Tim TACB Kepri, perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bintan, Aryati, Sekretaris Disbudpar Kabupaten Bintan dan Pamong Budaya, ahli waris Rumah Melayu, Ali Wardana, Sekretaris Disbud Kepri, Wan Rabdi, Bidang Cagar Budaya Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri. 

Rapat ini merupakan Rapat Final dari rangkaian tiga kalai pertemuan bersama TACB Provinsi Kepri, yaitu pembahasan usulan pemeringkatan status cagar budaya Kabupaten Bintan.

BACA JUGA  Wakili Gubernur Kepri, Juramadi Esram Buka Pelatihan Imam Masjid se-Kota Tanjung Pinang

Diharapkan dalam rapat ini menghasilkan kesepakatan rekomendasi pemeringkatan status cagar budaya Kabupaten Bintan menjadi peringkat Provinsi, yang selanjutnya menjadi dasar pertimbangan bagi Gubernur Kepulauan Riau untuk menerbitkan Surat Keputusan Penetapan Pemeringkatan Cagar Budaya Peringkat Provinsi. 

3 (tiga) objek Cagar budaya Kabupaten Bintan yang diusulkan pemeringkatannya, yaitu, Situs Bukit Kerang (Kjokkenmoeddinger) yang berlokasi di Kecamatan Gunung Kijang, Rumah Melayu di Berakit, Kecamatan Teluk Sebong dan Dapur Arang di Sungai Kecil, Kecamatan Teluk Sebong. 

Ketiga objek tersebut telah ditetapkan sebagai cagar budaya Kabupaten Bintan melalui SK Bupati Bintan Nomor 301/5/2017 tanggal 12 Mei 2017, tentang Penetapan Situs dan Pembangunan Cagar Budaya Kabupaten Bintan.

Dari pembahasan berdasarkan data yang dimiliki dan hasil tinjauan lapangan ke 3 lokasi yang telah dilakukan, TACB Provinsi Kepulauan Riau sepakat,

situs Bukit Kerang (Kjokkenmoeddinger) layak untuk dinaikkan peringkat menjadi cagar budaya peringkat Provinsi, bahkan dapat diusulkan menjadi peringkat Nasional. 

Bangunan Cagar Budaya Rumah Melayu layak untuk dinaikkan peringkat menjadi cagar budaya peringkat Provinsi dengan catatan, perlu melengkapi syarat surat pernyataan persetujuan dari pihak keluarga/ ahli waris untuk dijadikan cagar budaya. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bintan diharapkan dapat segera melengkapi syarat tersebut secepatnya. Untuk Dapur Arang tetap di cagar budaya peringkat Kabupaten. 

BACA JUGA  Oktavio Bintana Dilantik Sebagai Anggota DPRD Tanjung Pinang

TACB Provinsi Kepri sepakat merekomendasikan 2 (dua) cagar budaya Kabupaten Bintan, yaitu situs Bukit Kerang (Kjokkenmoeddinger) dan Rumah Melayu menjadi peringkat Provinsi.

Dinas Kebudayaan Provinsi Kepulauan Riau akan segera menyampaikan konsep Surat Keputusan Gubernur Kepulauan Riau untuk Penetapan Pemeringkatan Status 2 (dua) cagar budaya tersebut menjadi peringkat Provinsi. 

Pada kesempatan itu, Jurmadi Esram, mengapresiasi TACB Provinsi Kepri atas sumbangsih dan kinerja dalam upaya percepatan penetapan cagar budaya yang ada di Provinsi Kepri.

Tahapan selanjutnya, yaitu mengusulkan Situs Bukit Kerang (Kjokkenmoeddinger) menjadi Cagar Budaya peringkat Nasional. (ds)

Shares