JAKARTA – Sebanyak 1.355 pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bintan masuk dalam pemetaan sistem manajemen talenta ASN yang tengah disiapkan Pemkab Bintan.
Data tersebut disampaikan langsung Bupati Bintan Roby Kurniawan saat melakukan ekspose Manajemen Talenta ASN di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Jakarta, Rabu, 22 April 2026.
Dalam kegiatan itu, Roby Kurniawan didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan Ronny Kartika.
Roby menjelaskan, jumlah tersebut terdiri dari berbagai tingkatan jabatan, mulai dari Jabatan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, JF Madya, JF Muda, hingga pelaksana.
Menurutnya, pemetaan tersebut menjadi langkah penting dalam membangun sistem birokrasi berbasis kompetensi dan kinerja.
“Bagi kami, Manajemen Talenta ini adalah perubahan paradigma untuk membangun ekosistem birokrasi yang menempatkan orang pada posisi yang tepat atau the right person in the right place,” ujarnya.
Ia mengatakan implementasi manajemen talenta bertujuan memetakan potensi ASN secara lebih terstruktur dan terintegrasi.
Melalui sistem tersebut, Pemkab Bintan ingin memastikan setiap jabatan diisi oleh ASN yang memiliki kemampuan sesuai kebutuhan organisasi.
“Kami ingin mewujudkan instrumen strategis guna memastikan tata kelola ASN berjalan profesional. Transformasi ini adalah kunci untuk menciptakan pemerintahan yang adaptif dan sistem yang kuat,” tambahnya.
Paparan yang disampaikan dalam ekspose tersebut meliputi identifikasi talenta, pengembangan kompetensi, hingga sistem pengembangan karier ASN.
Rombongan Pemkab Bintan disambut langsung sejumlah pejabat BKN RI, di antaranya Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN Dr. Herman, Deputi Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Manajemen ASN Dr. Rahman Hadi, Direktur Pengembangan Talenta dan Karier ASN Dr. Samsul Hidayat, Direktur Arsip Kepegawaian ASN Rury Citra Diani, serta Kepala Kantor Regional XII BKN Pekanbaru Purjiyanta.
Kegiatan tersebut diakhiri dengan komitmen bersama antara Pemkab Bintan dan BKN RI untuk memperkuat sinergi pengembangan manajemen talenta ASN secara berkelanjutan. ***














