JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Bintan dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI berkomitmen memperkuat sinergi pengembangan ASN melalui penerapan sistem manajemen talenta yang berkelanjutan.
Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan ekspose Manajemen Talenta ASN yang digelar di Kantor BKN RI, Jakarta, Rabu, 22 April 2026.
Dalam agenda tersebut, Bupati Bintan Roby Kurniawan hadir didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan Ronny Kartika.
Paparan yang disampaikan Pemkab Bintan fokus pada strategi transformasi sumber daya manusia ASN melalui sistem pengelolaan berbasis kompetensi dan kinerja.
Menurut Roby Kurniawan, penguatan sinergi dengan BKN menjadi langkah penting dalam membangun birokrasi yang profesional dan adaptif.
“Bagi kami, Manajemen Talenta ini adalah perubahan paradigma untuk membangun ekosistem birokrasi yang menempatkan orang pada posisi yang tepat atau the right person in the right place,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa implementasi sistem manajemen talenta bertujuan memetakan potensi ASN secara lebih terstruktur agar pengembangan karier berjalan lebih efektif.
Selain itu, sistem tersebut juga diharapkan mampu memastikan setiap jabatan diisi ASN yang sesuai kompetensi.
“Kami ingin mewujudkan instrumen strategis guna memastikan tata kelola ASN berjalan profesional. Transformasi ini adalah kunci untuk menciptakan pemerintahan yang adaptif dan sistem yang kuat,” tambahnya.
Rombongan Pemkab Bintan disambut langsung sejumlah pejabat BKN RI, di antaranya Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN Dr. Herman, Deputi Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Manajemen ASN Dr. Rahman Hadi, Direktur Pengembangan Talenta dan Karier ASN Dr. Samsul Hidayat, Direktur Arsip Kepegawaian ASN Rury Citra Diani, serta Kepala Kantor Regional XII BKN Pekanbaru Purjiyanta.
Kegiatan tersebut diakhiri dengan komitmen bersama antara Pemkab Bintan dan BKN RI untuk memperkuat pengembangan manajemen talenta ASN secara berkelanjutan.
Saat ini, jumlah PNS di Kabupaten Bintan berdasarkan berbagai tingkatan jabatan tercatat sebanyak 1.355 orang yang akan masuk dalam sistem pemetaan manajemen talenta ASN. ***
















