“Anak saya sakit Komplikasi Kanker, hasil swab pertama dinyatakan negatif oleh Dokter di RSBT Karimun dan meninggal. Namun kami dari keluarga tak bisa membawah jenazah, karena tim medis bersama polisi membawa jenazah anak saya ke RSUD M Sani dan dinyatakan Positif Covid-19,” ucapnya sedih kepada media ini.
Dijelaskannya, pertama RSBT melakukan swab test menyatakan negatif. Sementara RSUD dan Dinkes Karimun melakukan swab test kedua menyatakan positif, dan hasilnya hanya diberitahukan melalui telepon dan WhatsApp.
Selanjutnya, anaknya dilakukan penguburan secara Protokol Kesehatan, dilakukan pada malam hari. Dalam hal ini, pihak keluarga bisa turut membantu dalam melaksanakan pemakaman.
“Setelah itu, kami sekeluarga yang kontak dengan anak kami mengikuti aturan pemerintah untuk melakukan swab test yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan. Setelah seminggu, bukti hasil pemeriksaan dari labolatorium sampai, dan kami dinyatakan Negatif,” terangnya. (Wak Fik)








