Sijori Kepri, Batam — Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan, Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group akan membuka rute baru layanan penerbangan penumpang berjadwal dari Surabaya melalui Bandar Udara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur (SUB) menuju ibukota Papua melalui Bandar Udara Sentani, Jayapura, Papua (DJJ). Terbang perdana dijadwalkan pada 24 April 2022.
“Penerbangan Batik Air Surabaya – Jayapura – Surabaya ditahap awal akan dilayani frekuensi terbang 1 (satu) kali setiap hari atau 7 (tujuh) kali dalam sepekan,” kata Danang, kepada Sijori Kepri, Sabtu, (09/04/2022).
Batik Air menawarkan tarif tiket spesial satu kali terbang (one way) rute Surabaya ke Jayapura mulai dari Rp 1.900.000. Harga tiket satu kali penerbangan Jayapura – Surabaya mulai dari Rp 2.000.000.
Batik Air menyambut baik atas antusias pebisnis, wisatawan dan masyarakat yang menginginkan pilihan baru bepergian dari Surabaya ke Jayapura dan sebaliknya.
“Penerbangan tanpa henti (non-stop) diharapkan akan membantu persiapan khusus momen “mudik Lebaran” mendatang,” sebut Danang.
Penerbangan non-stop ini dalam rangka mendukung program pemerintah dalam percepatan pemulihan perekonomian, dalam menggeliatkan pariwisata dan pemerataan pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia.
Para tamu ditawarkan kemudahan layanan jaringan penerbangan yang saling terhubung (connecting flight) Lion Air Group.
Penumpang dari Jawa Timur terbang dari Bandar Udara Internasional Juanda, setibanya di Jayapura dapat melanjutkan ke Biak, Merauke, Sorong, Manokwari, Dekai, Nabire, Timika, Wamena.
Tersedianya jadwal penerbangan yang tepat dari Lion Air Group memberikan kesempatan bagi para tamu dari Juanda, terkoneksi Banyuwangi, Jember, Denpasar, Lombok, Sumbawa, Bima, Labuan Bajo, Ende, Waingapu, Tambolaka, Kupang, Alor, Semarang, Yogyakarta Adisutjipto, Bandung, Jakarta (Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang), Batam, Padang, Medan, Pontianak, Palangkaraya, Sampit, Pangkalan Bun, Samarinda, Balikpapan, Banjarmasin, Tarakan, Makassar, Palu, Kendari, Wangi-Wangi, Morowali, Gorontalo, Luwuk, Manado, Ambon dan kota popular yang lain.
Batik Air tetap menerapkan semua ketentuan penerbangan yang berlaku selama masa waspada pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
Hal ini menurut aturan dari regulator, serta komitmen Batik Air beroperasi senantiasa mengedepankan faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan (safety first) serta dijalankan sebagaimana pedoman protokol kesehatan.
“Batik Air mengucapkan teirma kasih atas kerjasama dan dukungan dari regulator, pemerintah setempat, pengelola bandar udara PT Angkasa Pura I Cabang Juanda dan Sentani, AirNav Indonesia, serta mitra-mitra lainnya dalam upaya memberikan pelayanan terbaik,” pungkas Danang. (R Rich)














