TANJUNG PINANG – Seperti biasanya, pada Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-79 tahun 2024, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, kembali menghadiri acara penyerahan remisi umum bagi narapidana serta pengurangan masa pidana umum bagi anak binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Tanjung Pinang, pada Sabtu (17/8/2024) siang.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Ansar Ahmad menerima cinderamata berupa miniatur kapal Vietnam yang merupakan hasil karya dari warga binaan Lapas Klas IIA Tanjung Pinang. Gubernur memberikan apresiasi tinggi terhadap kreativitas para warga binaan dan berjanji akan memberikan dukungan dalam pemasaran produk-produk yang dihasilkan.
“Banyak produk-produk ekonomi kreatif yang dihasilkan di sini. Nanti akan kita coba berkolaborasi bersama untuk pemasarannya,” kata Gubernur Ansar usai acara penyerahan remisi.
Ansar Ahmad juga menyatakan niatnya untuk melibatkan Dinas Koperasi dan UMKM Kepri dalam mempromosikan hasil karya warga binaan. Ia berencana untuk menyediakan ruang khusus di Gedung Dekranasda Provinsi di Tepi Laut, Tanjung Pinang, guna memamerkan dan memasarkan produk-produk yang dihasilkan oleh warga binaan.
“Kita akan siapkan satu stand khusus untuk menempatkan produk warga binaan yang dapat mempresentasikan karya-karya mereka,” jelas Ansar.
Selain itu, Ansar menekankan bahwa Pemerintah Provinsi Kepri telah memberikan perhatian khusus terhadap Lapas Klas IIA Tanjung Pinang, termasuk dalam pembangunan akses jalan menuju Lapas Narkotika serta penyediaan sarana air bersih. Ia juga menyatakan komitmennya untuk mengevaluasi bantuan tambahan yang mungkin dapat diberikan pada tahun 2025, mengingat proses pembahasan KUA PPAS yang sedang berlangsung.
“Nanti akan kita tanyakan lagi sekiranya bantuan apa yang memungkinkan untuk diberikan kepada Lapas Klas IIA ini di tahun 2025. Kita sedang membahas KUA PPAS, jadi saya kira masih ada peluang,” ungkap Ansar.
Gubernur Ansar Ahmad juga menyampaikan ucapan selamat kepada para warga binaan yang menerima remisi kemerdekaan tahun ini. Ia berharap mereka yang telah bebas dapat diterima kembali oleh masyarakat dan menjalani hidup dengan optimisme.
“Kita semua hendaklah dapat sama-sama mendorong, memberikan semangat agar mereka tetap optimis menjalani hidup,” tutup Gubernur Ansar. ***
(Red)














