LINGGA (SK) — Persatuan Jurnalis Lingga (PJL) sempena HUT Kabupaten Lingga ke-13 menggelar Lomba karya tulis dan photography, Sabtu, (26/11/2016), di Gedung Wisma Timah, Dabo Singkep. Untuk kegiatan ini, PJL menghadirkan dua orang narasumber, yakni Saibansah Dardani, Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Nikolas Panama, Dewan Etik Aliansi Jurnalis Independent (AJI) dari Batam, Kepri.
“Untuk lomba karya tulis dan photography ini, kita laksanakan untuk 2 kategori, yaitu pelajar dan umum,” kata Ramlam, Ketua PJL ditemui di tempat kegiatan, Sabtu, (26/11/2016).
Saibansah Dardani, dalam penyampaian materinya, Sejarah pers Nusantara tidak lepas dari nama tokoh besar Riau-Lingga, Raja Ali Kelana dan Syaikh Jalaludin Tahir, dan peserta yang hadir dalam workshop ini merupakan bakat-bakat penulis muda.
“Saya yakin, adek-adek ini di dalam dirinya telah mengalir bakat seorang penulis, karena di tanah melayu inilah lahir penulis hebat,” unkapnya kepada peserta workshop.
Fungsi pers itu, kata Saibansah, jelas di dalam undang-undang RI No 40 tahun 1999 tentang Pers, yang fungsinya berupa pengawasan, social learning, penyampaian informasi, fungsi hiburan, dan media ngontrol.
“Pemerintah harus dikontrol, masyarakat harus dikontrol, pers pun harus dikontrol,” terangnya.
Ditempat yang sama, Nikolas Panama, juga memberikan penyampaian kepada para peserta karya tulis. Terlihat, para peserta yang mengisi ruangan cukup antusias, mengikuti workshop yang digelar sehari tersebut.
Usai workshop karya tulis, kegiatan dilanjutkan dengan workshop Photography, dengan narasumbernya, Yuli Seperi, dari Sijori Image yang juga merupakan photographer senior dari provinsi Kepri. (SK-Pus)







