ANAMBAS (SK) – Jalan di Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), yang lebih kurang satu tahun baru dibangun oleh Pemerintah KKA, sudah reta-retak dan terancam roboh. Bangunan jalan itu berada di Jalan penghubung Rintis Pasir Peti, Desa Temburun, Kecamatan Siantan Timur.
Pembangunan proyek Jalan Hotmix itu menggunakan Anggaran APBD Tahun 2015 senilai milyaran rupiah dari Dinas PU yang dilaksanakan Bidang Bina Marga dan dari hasil pantauan Sijori Kepri dilokasi, badan jalan tersebut hampir separuh lebar jalan retak dan ada di beberapa titik.
Hal ini membuat masyarakat menjadi heran, karena pembangunan jalan tersebut baru berjalan sekitar satu tahun, seperti yang dikatakan warga setempat yang enggan disebut namanya.
“Saya heran bangunan jalan yang baru satu tahun yang lalu dikerjakan sudah rusak parah,” katanya, Selasa, (07/08/2017).
Warga tersebut juga tahu pembangunan proyek Jalan Hotmix itu dan melihat di kerjakan oleh Dinas Bina Marga KKA pada Tahun 2015 lalu.
“Namun kini jalan tersebut sudah retak-retak beberapa titik jalan. Bukan sedikit anggaranya sewaktu itu kita lihat, hampir milyaran dana pembangunan Proyek jalan Hotmix tersebut. Tapi saya lupa pemilik PT (Perusahaan, Red) nya,” ucap Warga itu lagi.
Menurut informasi warga setempat yang mengerjakan adalah PT dari Tanjungpinang. Tetapi mereka belum tahu persis siapa pemilik PT tersebut.
Salah seorang lagi yang bernama Amir, saat berkunjung ke air terjun dan melihat kondisi jalan tersebut menjadi heran, dan menduga pihak kunsultan tidak paham perencanaan.
“Membuat perencanaan seperti asal buat aja. Sudah jelas medannya seperti itu, masih juga ditimbun abis, dan itu ngga pakai batu miring lagi. Adapun beronjong tidak maksimal,” kata Amir.
Amir berharap, pemerintah tidak sembarangan menggunakan kunsultan, karena sudah berapa banyak peroyek jalan yang asal jadi. (SK-RD/C)








