– Dan Temukan Barang Kedaluarsa.
SIJORIKEPRI.COM, NATUNA — Pemerintah Kabupaten Natuna, melalui Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Perindustirian dan Perdagangan Kabupaten Natuna, Helmi Wahyuda, mengatakan, saat ini masyarakat Natuna sering mengeluh soal kelangkaan barang di Natuna. Disamping langka, masyarakat juga sering menemukan barang yang tidak layak konsumsi (kedaluarsa), di beberapa toko di Ranai.
“Mengingat belakangan ini banyak masyarakat yang mengeluh soal kelangkaan barang yang mengakibatkan kebutuhan rumah tangga tidak terpenuhi, sehingga kita terpaksa turun lapangan untuk memastikan kebenarannya,” kata Helmi Wahyuda, di ruang kerjanya, kemarin.
Selanjutnya, Helmi Wahyuda, menjelaskan, pihaknya bersama Satpol PP, sudah melakukan razia terhadap barang yang kedaluarsa di setiap warung dan toko, di sekitar Ranai, namun masih saja ada pedagang yang nakal, menjual barang-barang yang sudah tidak layak konsumsi (kedaluarsa).
“Jika masih kita temukan pedagang yang masih nakal, maka kita tidak segan-segan untuk memberikan sangsi yang tegas sebagai efek jera,” tegas Helmi Wahyuda.
Mengenai kelangkaan barang, Wahyuda menjelaskan, karena keterlambatan kapal barang yang datang ke Natuna. Hal tersebut terjadi dikarenakan buruknya cuaca, sehingga keberangkatan kapal terpaksa ditunda hingga batas waktu yang tidak dapat ditentukan. Menunggu cuaca normal kembali.
Mulai Rabu kemarin, kapal barang sudah sampai di Natuna, kelangkaan barang dan kebutuhan pokok lainnya, diharapkan akan normal kembali.
“Kita hanya menunggu kapal bongkar dulu,” tuturnya.
“Syukurlah kalau kapal yang mengangkut barang sudah sampai di Natuna, sehingga kebutuhan masyarakat terpenuhi kembali, terutama menjelang bulan puasa ini, semoga tidak ada hambatan lagi,” harapnya. (SK-NARD)







