GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRI

Warga Rekam, Desa Tarempa Barat Daya “BUTUH BANTUAN PEMERINTAH ANAMBAS”

×

Warga Rekam, Desa Tarempa Barat Daya “BUTUH BANTUAN PEMERINTAH ANAMBAS”

Sebarkan artikel ini
Sudarman (52), warga Rekam, Desa Tarempa Barat Daya, Kabupaten Kepulauan Anambas. (Foto : Rohadi)

SIJORIKEPRI.COM, ANAMBAS — Sudarman (52), warga Rekam, Desa Tarempa Barat Daya, Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), sungguh memperihatinkan melihat kondisinya. Pasalnya, ayah dari dua orang anak ini sudah hampir 10 tahun terbaring karena menderita kelumpuhan.

Sudarman sendiri belum pernah mendapatkan perawatan, serta tindakan medis untuk pengobatan. Selama ini, Sudarman hanya berobat ke para normal dan mengkonsumsi obat-obatan secara tradisional. Hal itu disampaikan Sudarman, kepada tim jurnalis, di salah satu ruang rumahnya, satu pekan lalu, Rabu, (12/04/2017).

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

“Saya selama ini berobat hanya dengan Dukun, serta obat -Obat seperti jamu. Kalau berobat ke rumah sakit belum pernah bang. Saya pernah dibawa ke Puskesmas Tarempa, itu pun jika saya demam,” ungkapnya.

Sudarman juga menceritakan, bagaimana ia bisa mengalami kelumpuhan, serta keadaan kehidupan keluarganya sehari-hari.

“Awalnya dibagian pinggang saya ini terasa nyeri dan sakit. Kemudian kedua kaki saya mulai terasa lemah, hingga akhirnya mengecil dan mengalami kelumpuhan. Kalau untuk kehidupan sehari-hari saya bergantung kepada isteri dan anak sulung saya yang bekerja serabutan,” ujarnya.

Meskipun Sudarman tidak lagi bisa bekerja sebagai Kepala keluarga, Rumini (48) isteri Sudarman selalu setia merawat dan mendampingi sang suami. Beban kehidupan yang begitu berat, membuat Rumini beserta anak sulungnya Herman (20), harus bekerja keras untuk nafkahi keluarga.

Kini tekad Sudarman untuk berobat semakin kuat. Hal itu dikarenakan Sudarman dapat perhatian dari warga setempat.

Informasi ini disampaikan oleh salah satu warga setempat, Heri alias Bule, kepada LSM Ngo Sebora Indonesia beberapa waktu lalu.

Hal itu mendapat respon baik dari LSM tersebut. Ernawati, alias Kak Long, yang selaku pengurus Ngo Sebora, segera bergerak mencari bantuan biaya transportasi untuk saudara Sudarman, yang akan dirujuk ke RSUP Provinsi Kepulauan Riau Tanjungpinang.

“Alhamdulillah kita sudah dapat anggaran untuk biaya transportasi bapak Sudarman. Bantuan ini kita dapat dari sumbangan saudara-saudara kita yang tidak ingin disebutkan namanya. Pak Sudarman sudah kita berangkatkan beberapa hari yang lalu,” jelas Erna, Jumat, (14/04/2017).

Erna berharap, agar ada bantuan dari pihak Pemerintah Anambas untuk membantu meringankan beban bapak Sudarman selama menjalani perawatan di RSUP Tanjungpinang.

“Untuk biaya selama pengobatan ,tentu harus ada perhatian dari kita semua, serta Pemerintah Daerah, karena proses pengobatan butuh waktu yang panjang. Kalau untuk pengobatan, serta tindakan medis, pak Sudarman sudah di tanggung BPJS,” tambah Erna.

Bagi saudara-saudari kita yang ingin membantu meringankan beban penderitaan Bapak Sudarman, dapat menghubungi Saudara Herman, anak sulungnya ke Nomor HP 0822-1120-9392. Bantuan saudara juga dapat disalurkan melalui rekening 0174-0103-8558-507 Bank BRI atas nama Salisah.

Semoga bantuan saudara dapat membantu mewujudkan impian Sudarman, untuk kembali bisa berjalan dan menafkahi keluarganya setelah 10 tahun mengalami kelumpuhan. (SK-RD)

 

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100