GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRI

Warga Perumahan Griya Permata Kharisma “TOLAK TUKAR GULING TANAH FASUM”

×

Warga Perumahan Griya Permata Kharisma “TOLAK TUKAR GULING TANAH FASUM”

Sebarkan artikel ini
Fasum di Belakang Swalayan AL BAIK, Tanjungpinang. (Foto : Patar Sianipar)

Surat Pernyataan Warga menolak tukar guling lahan Fasum di depan Perumahan Griya Permata Kharisma

– Di Belakang Swalayan AL BAIK.

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Iskak Iskandar alias Hong Lak yang merupakan pengembang Perumahan Griya Permata Kharisma, Jalan Raja Haji Fisabilillah, Batu 8 atas, diharap menjelaskan kepada RT dan RW, serta warga Perumahan Griya Permata Kharisma, tentang maksud dari tukar guling atau pengalihan hak kepemilikan atas kolam air, dan tower air (Tanah Fasum, Red), yang berada di Kompleks Perumahan, yang setahu masyarakat sejak tahun 1999, kolam air dan tower air tersebut di bangun untuk fasilitas air perumahan terkait.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Menurut informasi dari pemilik tanah, Luki Zaiman Prawiranegara S.STP M.Si, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata Bintan, mengatakan, tanah miliknya yang tidak jauh dari perumahan (dibelakang lokasi Swalayan AL-BAIK, Red) akan di pakai untuk lahan membongkar barang dari mobil box ke Gudang Swalayan AL-BAIK, yang dulunya bernama METRO Swalayan.

Oleh karena pihak Al-Baik tidak mengenal dekat dengan Luki Zaiman, kemudian meminta bantuan pengembang (Iskak Iskandar/Hong Lak, Red) untuk melobi Luki, dengan janji tukar guling dengan kolam air beserta tower airnya, yang berada di lingkungan perumahan, dan berhasil.

Menjelang akhir bulan September 2017, Luki Zaiman, mendatangi rumah Suherman, yang merupakan Ketua RT 01/RW 06, dengan maksud minta izin untuk memagar kolam tersebut, dengan alasan sudah tukar guling atas tanah yang berlokasi di belakang Swalayan AL-BAIK tersebut kepada pengembang (Hong Lak, Red).

Namun Ketua RT Suherman, mengatakan, bahwa belum ada informasi dari pihak manapun tentang hal yang dimaksud Luki Zaiman tersebut (tukar guling, Red).

“Seingat saya, sejak mulai tahun 1999, kolam ini difungsikan untuk sumber air di Perumahan Griya Permata Kharisma, sebagai fasilitas untuk warga, karena belum adanya PAM yang mengalir di kompleks tersebut,” ujar Suherman, kemarin.

Menurut Waryono, selaku Ketua RW di Perumahan tersebut, menjelaskan, bahwa, berdasarkan rembuk bersama warga setempat dengan RT dan RW, akan melayangkan surat kepada pengembang perumahan untuk menjelaskan hal tukar guling tersebut.

“Surat itu dengan bukti tanda tangan penduduk setempat, yang menolak tukar guling tersebut,” katanya.

Dari pihak warga, tetap meminta kolam tersebut untuk tetap menjadi fasilitas warga, karena kolam yang dulunya sebagai sumber air, dan kini sudah tidak berfungsi, mohon untuk di timbun.

“Karena akan menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, yang berdampak timbulnya DBD di wilayah kami,” ucap seorang warga setempat.

Sampai berita ini di unggah, sangat disayangkan, beberapa kali saat ingin meminta konfirmasi kepada pengembang sangat jarang berada di tempat, dan Handphone-nya pun tak bisa dihubungi, sehingga membuat warga kesal.

“Jangan kami di adu domba seperti inilah. Jangan hanya ada maunya saja baru menemui saya. Giliran kita (warga perumahan, Red) mau mempertanyakan hal ini, beliau (pengembang, Red) tak pernah ada. Kita akan layangkan surat kepada beliau, jangan seenaknya saja,” tegas Suherman. (SK-PS/C)

 

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100