GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRI

Ini Pesan Weni Lis Pada Peringatan “GLOBAL HANDWASHING DAY”

×

Ini Pesan Weni Lis Pada Peringatan “GLOBAL HANDWASHING DAY”

Sebarkan artikel ini
Ketua TP PKK Tanjungpinang Weni Lis Darmansyah bersama jajarannya dan para undangan saat menghadiri acara Global Handwashing Day Ke-10 di SDN 013 Satap. (Foto : Munsyi Bagus Utama)
– Di SD Negeri 013 Satap.

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tanjungpinang, Yuniarni Pustoko Weni (Weni Lis Darmansyah), mengatakan, bahwa cuci tangan merupakan salah satu perilaku hidup sehat yang yang sudah harus diperkenalkan kepada anak-anak sejak kecil, tidak hanya oleh orang tua dirumah, bahkan menjadi salah satu kegiatan rutin yang diajarkan para guru di taman kanak-kanak sampai sekolah dasar.

“Namun kenyataannya, perilaku sehat ini belum menjadi budaya masyarakat kita, dan biasanya dilakukan sekedarnya saja, sehingga perilaku cuci tangan pakai sabun sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan personal hygiene, belum dipahami masyarakat secara luas, dan prakteknyapun belum banyak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Weni, pada Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Se-Dunia (Global Handwashing Day) ke-10, di SDN 013 Satu Atap (Satap), Dompak Lama, Kecamatan Bukit Bestari, Sabtu, (28/10/2017).

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Weni mengingatkan pentingnya pola hidup bersih dengan kebiasaan CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun) ini adalah perilaku yang sangat efektif untuk mencegah penyebaran berbagai penyakit menular, seperti diare, ISPA, dan Flu Burung.

Beredasarkan hasil RISKERDAS Tahun 2013, tambah Weni, CTPS baru dilakukan oleh orang Indonesia 47 %, bahkan dikalangan keluarga miskin yang akses keair bersihnya sulit, hanya 36,2 %.

“Oleh kerena itu, upaya besar yang perlu dilakukan dengan dukungan semua pihak, agar perilaku CTPS menjadi kebiasaan sehari-hari seumur hidup,” pesannya.

Weni juga mengatakan, perilaku ini tidak terlepas dari 10 Program Pokok PKK sejalan dengan Misi Pemko Tanjungpinang, yaitu meningkatkan kualitas sumber daya dengan menjamin kemudahan akses terhadap fasilitas kesehatan dan pendidikan yang berkualitas.

“Saya berharap peran dari masyarakat, orang tua, serta para OPD terkait, dapat kiranya menyebarkan informasi ini, agar orang lain tahu betapa pentingnya CTPS untuk dijadikan budaya hidup sehat,” harapnya.

Pada Peringatan HCTS (Hari Cuci Tangan Sedunia) yang bertema “Tangan Kita Masa Depan Kita” itu, Kadis Kesehatan Kota Tanjungpinang, Rustam, selaku OPD yang melaksanakan kegiatan itu, mengatakan, perilaku hidup sehat dan bersih tentunya dibina sejak kecil kepada anak-anak di rumah, sehingga saat mereka tumbuh besar sudah tertanam kuat dibenak mereka pola hidup sehat hingga mereka tua.

“Saya mengingatkan kepada anak-anak agar mencuci tangan dimulai dari melakukan apapun, dan setelahnya, adalah awal dari pola hidup sehat. Sebagai tambahan informasi, tanggal 15 Oktober telah ditetapkan oleh PBB sebagai Hari Cuci Tangan Sedunia,” katanya.

Selain itu, juga Camat Bukit Bestari, Faisal Pahlevi, yang juga hadir mengatakan, hasil pertemuan tingkat dunia memutuskan untuk meningkatkan kualitas kesehatan tidak cukup hanya dengan air saja, tapi harus pakai sabun.

“Karena tangan kita itu rentan bersentuhan dengan debu, kotoran, tanpa kita sadari. Oleh sebab itulah kebiasan CTPS perlu ditanamkan sejak dini,” pungkasnya.

Tampak juga pada acara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang HZ Dadang AG, Camat Tanjungpinang Kota Nasrizal, dr Krisna, TP PKK tanjungpinang dan Bukit Bestari, serta beberapa Lurah di Kecamatan Bukit Bestari. (SK-MU)

 

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100