– Usut Tuntas Dana Publikasi Disdik Lingga.
SIJORIKEPRI.COM, LINGGA — Badan Perencanaan, Penelitian dan Pembangunan (Bappelitbang) Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, melalui Sekretaris Bappelitbang, Said Ibrahim, mengungkapkan, bahwa dana publikasi Dinas Pendidikan (Disdik) Lingga sebesar Rp 570 juta, menurutnya sudah berjalan dari tahun ke tahun.
Semasa dia menjabat sebagai Sekretaris Disdik Lingga pada tahun 2017, dirinya mengaku pernah mengusulkan kepada Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), yang waktu itu masih dipegang oleh Pasaribu, supaya dana publikasi tersebut dikurangi, dan tidak terjadi pemborosan anggaran.
Namun, karena banyaknya faktor pertimbangan dan kurangnya dukungan. Maka, dana publikasi itu pun tetap berjalan hingga sekarang.
“Waktu saya masih menjabat Sekretaris di Disdik saat itu, saya sudah mencoba untuk menguranginya, tapi karena banyaknya pertimbangan ini dan itu, makanya dana itu kembali lagi,” ungkap Said, kepada SIJORIKEPRI.COM, Senin, (09/04/2018) pagi.
Kemudian, lanjut dia, mengenai berapa media yang melakukan kerjasama di Disdik Lingga saat itu, sepengetahuannya, ada delapan media online yang berkerjasama atas dana publikasi tersebut, dengan alokasi biaya anggaran yang diterima oleh masing-masing media selama 1 tahun, Rp 25 juta.
“Tapi kita nggak tahu, apa benar Rp 25 juta ini diterima setiap media atau tidak,” kata diah sambil melihat data di laptopnya.
Sebelumnya, Kasubbag Umum Disdik Lingga, Jajang Kusuma Baktih menjelaskanh bahwa ada sepuluh media yang melakukan kerjasama. Ironisnya, pernyataan Jajang dan Said ditemukan perbedaan.
Tidak hanya sampai disitu saja, mengarah kepada asal-usul timbulnya dana publikasi tersebut. Said kembali mengatakan bahwa, menurutnya dana publikasi itu sudah berjalan sekitar 4 atau 3 tahun yang silam.
Dimana pada saat menjalankan program kegiatan belanja rutin dana publikasi di Disdik Lingga, kata dia, semasa masih menjabat Sekretaris, dirinya hanya melanjutkan saja.
“Jadi gini, semasa saya menjabat di sana TA 2017, dana publikasi itu memang sudah ada. Artinya produk itu, tandanya sudah berjalan sekitar 4 atau 3 tahun yang silam. Tapi kenapa pula baru sekarang orang sibuk-sibuk?,” tanyanya.
Disinggung apakah dana publikasi, yang kata dia sudah berjalan selama 4 atau 3 tahun silam itu masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemkab Lingga masa kepemimpinan Bupati Lingga H Alias Wello?
“Ada, dana itu ada masuk, ini rinciannya. Dan baru-baru ini BPKP juga memberitahukan kepada kami bahwa anggaran itu tolong dikurangi atau diperkecil,” ujarnya.
“Ya, kalau boleh di cek DPA setiap OPD dari tahun-tahun sebelumnya. Baru ketahuan dari mana asal-usulnya dan siapa yang mengajukannya,” tambah Said.
Dari pantauan SIJORIKEPRI.COM dilapangan, informasi, sampai pengetahuan yang dimiliki para pejabat saat itu dan sebelumnya. Kabar kasak-kusuknya munculnya dana publikasi tersebut masih simpang siur, dan seolah dibiarkan begitu saja, tanpa adanya tindakan.
“Sebenarnya saat ini anggaran itu masih bisa dipangkas, dan ada kok kesempatan untuk memangkasnya,” ujar Said.
Sebagaimana diketahui, diruangan itu, Said kemudian juga menunjukan rincian global anggaran publikasi Disdik TA 2017.
Dan dia mengakui, bahwa data tersebut juga dikirimkannya kepada mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lingga, Kasiman, yang saat ini menjabat sebagai Kadis Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lingga.
“Saya yang kirim data ini kepada Pak Kasiman, bukan Pak Kasiman yang memintanya,” sebut Said, sambil menunjukan smsnya.
Ditempat terpisah, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Lingga (BPKAD) melalui Sekretaris BPKAD, Muhammad Nuzur, yang ditemui wartawan ini, siangnya, Ia menjelaskan bahwa untuk Rencana Realisasi Anggaran (RRA) di setiap OPD ataupun dana publikasi Disdik Lingga itu, menurutnya harus dikonfirmasi kepada atasannya.
“Kami hanya ada rincian SPPD saja, dan kalau masalah itu, konfirmasi kepada atasan kami, karena beliau yang mempunyai wewenang untuk menjelaskannya, karena selain kepala BPKAD juga, Ia sebagai Bendahara Umum,” kata Nuzur.
Setelah itu, sesudah bertemu Nuzur, didampingi salah satu staf BPKAD, yang sebelumnya telah mendengar apa yang ingin dikonfirmasikan, Staf tersebut pun meminta kepada SIJORIKEPRI.COM untuk menunggu sebentar.
Kemudian, tak lama setelah itu, staf yang baru menghadap kepada kepala BPKAD itu pun mengatakan, bahwa mengenai rencana realisasi anggaran publikasi di Disdik Lingga tersebut, yang mengetahui rinciannya adalah Dinas Pendidiakan sendiri.
“Kalau masalah itu, konfirmasi aja sama Dinas Pendidikan, karena yang mengetahui secara terperinci adalah pihak Disdik itu sendiri,” kata dia, mengutip perkataan kepala BPKAD, Azet. (Sim)








