GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRI

Kacabjari Natuna di Anambas Minta Penambahan Jaksa dan TU

×

Kacabjari Natuna di Anambas Minta Penambahan Jaksa dan TU

Sebarkan artikel ini
Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana pada Biro Perencanaan Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Eko Siwi Iriyani SH. (Foto : Rohadi)

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Malas Baca, Tekan Ini”]

Kacabjari Natuna di Anambas Minta Penambahan Jaksa dan TU

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

SIJORIKEPRI.COM, ANAMBAS — ‎Kunjungan Tim Pengembangan Organisasi Biro Perencanaan Kejagsaan Agung RI dan Tim dari Sekeratariat Kabinet RI, dalam rangka peningkatan status Cabang Kejaksaan Negeri Natuna di Tarempa Menjadi Kejaksaan Negeri Kabupaten Kepulauan Anambas, sekaligus perencanaan pembangunan gedung Kejaksaan Negeri di Anambas, yang masih menunggu restu dari Prisiden RI, Joko Widodo.

Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana pada Biro Perencanaan Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Eko Siwi Iriyani SH, mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan berapa lama waktu yang ideal sampai terbitnya Keputusan Presiden yang menjadi dasar untuk hadirnya Kejaksaan Negeri di Anambas.

Ia juga tidak menepis, kalau letak geografis terlebih seperti Anambas yang merupakan kepulauan, menjadi pertimbangan kuat di level pusat untuk merealisasikan Kejari tersebut.

“Saat ini, ‎terdapat dua Kejari, ‎masing-masing Kejari Kaimana dan Kejari Sumbawa Barat, sudah turun Kepresnya. Dan kami proses untuk organisasinya ke Menpan,” katanya, saat dijumpai di Tarempa usai Copy Morning di Kedai Kopi Loka milik Badan Usaha Daerah Kabupaten Anambas, Kamis, (21/3/2019).

Apa yang ia sebutkan tadi, tentunya sudah mendasar untuk kebutuhan-kebutuhan penegakan hukum disini. Kalau dilihat dari perkaranya dan dilihat dari kondisi lapangan yang berbatasan dengan Negara tetangga, sehingga sangat rentan dengan berbagai kasus.

“Apalagi kalau mau sidang, sangat jauh dari Kabupaten Anambas ke Kabupaten Natuna, sehingga menimbulkan biaya yang sangat besar. Itu juga menjadi salah satu pertimbangan kami untuk menyampaikannya ke pimpinan kami,” terangnya.

“Nah apalagi jaksanya kurang, saya rasa untuk Kacapjari-nya sudah ada tinggal ditambah SDM saja. Dengan rentang kendali tersebut, tentunya jadi bahan pertimbangan kita harus dibentuk. Tentunya dengan adanya dukungan masyarakat dan DPRD dan Pemerintah Daerah, saya rasa lebih cepat di bangun ataupun di bentuk,” tambahnya.

Apalagi kita dengan anggaran sangat dibatas, tentunya kita butuh bantuan segenap elemen agar dipermudah, dikarenakan medannya sangat berat.

“Kalau untuk penambahan SDM-nya bisa diusulkan sama Capjari-nya atau Pak Aspin dari Kejati untuk minta penambahan Jaksa maupun tambah tata usaha, karena perosesnya melalui Kejati, kemudian disulkan Kejati langsung ke Kejagung. Saya rasa bisa diprioritaskan, karena kita ada penerimaan CPNS baru,” pungkasnya.

Kacabjari Natuna di Tarempa, Muhammad Bayanullah, membenarkan ada 5 (lima) orang yang dibutuhkan, juga tata usahanya kurang 8 (delapan) orang.

“Maka dari itu, saya bersama jaksa jarang ada di tempat, sehingga untuk masyarakat kunsultasi ataupun rekan media yang mau menanyakan tentang persoalan yang ada di Kabupaten Anambas ini,” ujar Muhammad Bayanullah.

“Dikarenakan kita banyak kasus yang kita sidangkan di Natuna, juga di Kepri, maka dari itu kita jarang di tempat, karena saya selaku Kacapjari bersama jaksanya selalu diluar daerah. Maka dari itu, kita berharap segera ada penambahan Jaksa dan Tata Usaha (TU) di Tarempa ini,” ujarnya.

Mewakili Kejaksaan Tinggi (Kejati) bidang Asisten Pembinaan Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau, Suandi, akan diupayakan penambahan Jaksa sesuai tupoksinya.

“Tentunya kita tetap upayakan semaksimal mungkin untuk mendukung kebutuhan yang ada.” ujarnya. (rd)

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100