ANAMBAS – Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian, menilai sepak bola bukan hanya sekadar olahraga, tetapi juga sarana pembelajaran yang mengajarkan disiplin, kerja sama, kerja keras, dan semangat pantang menyerah.
Pandangan tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia 2026 bersama masyarakat di Pelabuhan Damai, Desa Tarempa Barat, pada dini hari Senin, 20 Juli 2026.
Menurut Raja Bayu, setiap pertandingan memperlihatkan bagaimana sebuah tim dapat meraih hasil terbaik melalui kekompakan, kedisiplinan, serta keyakinan dalam menghadapi berbagai tantangan.
“Sepak bola mengajarkan kita bahwa kemenangan diraih melalui kerja keras, kekompakan, dan keyakinan. Apa pun hasil pertandingan malam ini, semangat sportivitas harus tetap menjadi pemenang. Mari kita jadikan momentum ini untuk terus membangun optimisme, persatuan, dan semangat berkarya demi kemajuan Kabupaten Kepulauan Anambas,” ujar Raja Bayu.
Ia mengatakan nilai-nilai tersebut tidak hanya berlaku di lapangan hijau, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat maupun pembangunan daerah. Menurutnya, setiap keberhasilan membutuhkan kolaborasi, komitmen, dan kesungguhan dari seluruh pihak.
Raja Bayu juga mengajak masyarakat menjadikan olahraga sebagai media membangun karakter positif sekaligus mempererat hubungan sosial antarsesama.
Kegiatan nobar berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban. Antusiasme masyarakat yang hadir menjadi bukti bahwa olahraga mampu menyatukan berbagai kalangan dalam semangat sportivitas dan kebersamaan.
Di akhir kegiatan, Raja Bayu mengajak masyarakat untuk terus optimistis menghadapi berbagai tantangan serta tidak mudah menyerah dalam mewujudkan cita-cita bersama menuju Kabupaten Kepulauan Anambas yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing. ***
















