GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRI

Heboh, Warga Temukan Sofyan Sudah Membusuk

×

Heboh, Warga Temukan Sofyan Sudah Membusuk

Sebarkan artikel ini
Kapolsek Kundur, Kompol Endi Endarto, bersama anggota melihat kondisi Sofyan bin Ibrahim (41) yang telah membusuk. (Foto : Ist)

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Male” buttontext=”Malas Baca, Tekan Ini”]

Heboh, Warga Temukan Sofyan Sudah Membusuk

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

SIJORIKEPRI.COM, KARIMUN — Warga Kecamatan Ungar, Kabupaten Karimun, dihebohkan penemuan mayat yang telah membusuk, di rumah Jalan Dusun 1, Pulau Propos, RT 02/RW 01, Desa Ngal, Jumat, (26/7/2019), sekira pukul 07.00 WIB.

Identitas korban, bernama Sofyan bin Ibrahim (41), berjenis kelamin pria dan sehari-hari berprofesi sebagai petani.

Menurut keterangan Suhaimi, saksi mata yang pertama melihat jasad korban, penemuan ini bermula kecurigaannya terhadap korban yang tidak pernah datang lagi ke rumahnya. Padahal, biasanya korban selalu datang.

”Telah seminggu lebih, korban tidak pernah datang lagi ke rumah saya. Padahal, biasanya beliau selalu mampir,” kata Suhaimi.

Akhirnya, Suhaimi, mendatangi rumah korban. Belum sempat masuk, Suhaimi mengaku mencium aroma busuk seperti bangkai. Ia pun langsung curiga, jangan-jangan aroma busuk ini berasal dari dalam rumah.

Akhirnya, Suhaimi pun tidak mau mengambil resiko. Ia lantas bergegas pergi meninggalkan rumah korban, dan memanggil Ketua RT 02/RW 01, Desa Ngal, Hamzah dan beberapa warga.

Warga pun secara bersama langsung mendatangi rumah korban. Pintu rumah langsung didobrak, dan warga kaget dari dalam rumah terlihat jasad korban telah membeku dengan mengeluarkan aroma busuk. Saat ditemukan, posisi korban tertelungkup di lantai. Akhirnya, warga pun langsung melaporkan temuan ini ke Polsek Kundur.

Kemudian, Kapolsek Kundur, Kompol Endi Endarto, bersama anggota langsung menuju lokasi. Ikut pula petugas Puskesmas Kecamatan Unggar, Dr Khairani Ritonga. Kemudian petugas kesehatan langsung melakukan pemeriksaan medis dengan melakukan visum luar dengan dibantu oleh petugas Polsek Kundur.

Kapolsek Kundur, Kompol Endi Endarto, mengatakan, korban sejak tahun 2004 disuruh menempati rumah Saudara Nurul sambil menjaga kebun, karena Nurul tinggal di Durai, Moro.

Saat ditemukan, kondisi tubuh korban telah kaku. Di sekeliling korban ada muntahan darah dari mulutnya dan kondisi korban sudah membusuk.

”Di perkirakan korban meninggal dunia kurang lebih sudah ada lima hari,” kata Endi Endarto.

Di sekitar tubuh korban, juga ditemuka berbagai macam obat, seperti Mafenamic Afif, obat oles jenis Pi Kang Shuang, Amiogal, obat-obatan kemasan jenis Sea Horse Ghensen, jamu rebusan di dalam panci yang terletak di dapur rumah korban.

”Penyebab kematian korban di duga karena sakit, yang mana menurut keterangan para saksi memang korban pernah mengeluh sakit,” tutupnya. (Wak Fik)

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100