– Pemko Batam Dianggap Ngawur “HENTIKAN GO – JEK”
SIJORIKEPRI.COM, BATAM — Ahirnya Pemerintah Kota (Pemnko) Batam menghentikan transportasi On Line. Apakah itu Ojek On Line atau Go – jek, Wakjek maupun Grab dan lain sebagainya, agar sekiranya tidak beroperasi lagi di Kota Batam ini.
Hal itu terjadi terhitung mulai, Kamis, (01/06/2017). Hal ini sungguh mengagetkan, bukan hanya para driver transportasi On Line tersebut, namun juga mengagetkan, warga Batam para pengguna Ojek On Line.
Rata-rata mereka mengaku, bukan hanya kaget, namun juga mengaku bingung atas kebijakan Pemko Batam, yang dinilai pilih kasih dan tidak jelas. Mereka mengaku sangat kecewa dengan keputusan tersebut.
Kekecewaan mereka juga ditumpahkan kepada DPRD Batam, dimana pada hari Jum’at, (02/06/2017), Komisi IV DPRD Kota Batam pun menerima pengaduan driver Go – Jek. Dan DPRD itu pun mengaku prihatin.
Baik itu Ketua Komisi IV, Joko Mulyono, maupun anggota DPRD lainnya, seperti Boby Alexander, Safari Ramadhan dan Riki Indrakari, juga mengaku kecewa dengan penghentian operasional mereka semua.
Sementara itu, warga masyarakat Batam yang mengaku sering menjadi pengguna jasa Go – Jek, mengaku merasa kecewa juga atas keputusan Pemko Batam yang telah menghentikan mereka. Pemerintah ngawur.
“Ahhhhhh, Pemko Batam ngawur saja menghentikan Go – Jek. Mereka justru bisa memberikan pelayanan yang bagus kepada kami. Kami pun tidak ragu naik Go – Jek,” kata Marni, yang bekerja di PT Kawasan Tunas.
“Naik Go – Jek itu aman dan nyaman. Saya kalau suami tidak bisa ngantar kerja, di suruhnya saya itu panggil Go – Jek. Itu artinya dia percaya sama Go – Jek,” tambah Marni lagi, penuh serius. (SK-Nda)








