Lis 10 Tahun Belajar Dengan “PARA PEMIMPIN KEPRI”

oleh
Lis-Maya bersama istri dan suami. (Foto : Ist)

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Malas Baca, Tekan Ini”]

Lis 10 Tahun Belajar Dengan “PARA PEMIMPIN KEPRI”

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Bagi masyarakat Tanjungpinang, nama Suryatati A Manan, tentu tidak asing lagi. Kiprahnya, sebagai Walikota pertama, yang diawali Kota Otonom hingga Kota depenitif, telah menancapkan 15 tahun menjabat pemimpin negeri. Sang single parent ini pun telah membekas dalam ingatan akan kegigihan dan kemampuan pemerintahannya.

Nama Suryatati A Manan pun tersimpan rapi dalam suasana kebatinan masyarakat Tanjungpinang. Karena dikenal sebagai figur pengayom, dan dekat dengan masyarakat. Kini, Suryatati A Manan, berdiri di tengah barisan calon Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah dan Maya Suryanti.

BACA JUGA  Warga Bandara Asri Sambut Antusias “KEDATANGAN MAYA”

Wanita yang akrab disapa Bu Tatik ini, berdiri dibarisan kontestan Lis-Maya, bernomor urut 2 (dua). Ia akan mengobarkan pemahaman, bahwa pemimpin yang baik dan merakyat itu cenderung berkumpul dengan orang-orang bijak dan baik.

“Selama menjalankan pemerintahan, saya banyak belajar dari Ibu Tatik. Saat menjabat Ketua DPRD, saya melihat, mendengar dan memperhatikan bagaimana beliau bekerja. Dari beliau saya memahami apa itu mengelola,’’ kata Calon Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah.

Lis pun mengaku paham, bahwa tugas pemerintahan itu bukan dinilai dari kemampuan manajemen dan tata kelola. Melainkan harus diikuti rasa kedekatan dan mengedepankan hati sanubari. Inilah yang selama ini dilakukannya.

‘’Saya banyak belajar dengan Bu Tatik. Beliau memerintah menggunakan bahasa hati. Tanpa pamrih dan terus berbuat untuk kepentingan umum dan hajat hidup orang banyak,” ungkapnya.

Pilihan ini, kata Lis Darmansyah, akan ia jalankan dengan penuh tanggungjawab. Figur peduli secara alam bawah sadar merapat dengan pemimpin bertipikal peduli.

Tokoh berpengalaman itu telah menjatuhkan pilihan politiknya pada Lis Darmansyah, agar kompeten dan teruji, dan beliau mepercayakan kepada Lis Darmansyah-Maya Suryanti untuk membawa Tanjungpinang melanjutkan pembangunan kepada Lis Darmansyah – Maya Suryanti. Dan Suryatati A Manan adalah perwujudan karakter merakyat, peduli dan berpengalaman.

BACA JUGA  Debat Pilwako, Ini Jawaban Jitu “PASLON NO 2”

Disamping banyak belajar dari sosok Hj Suryatati A Manan, H Lis Darmansyah juga banyak mengambil pelajaran dari pola kepemimpinan Mantan Gubernur Kepri Drs H Ismeth Abdullah, Almarhum Drs H Muhammad Sani dan Mantan Wakil Gubernur Kepri Dr H Soeryo Respationo.

Bagi Lis Darmansyah, ketiga tokoh tersebut merupakan Bapak Pembangunan di Provinsi Kepulauan Riau, yang memiliki kematangan dalam kepemimpinan.

“Saya banyak belajar dari sosok Bapak Ismeth Abdullah, Bapak Almarhum M Sani dan Romo Soeryo Respationo. Mereka adalah orang-orang hebat yang saya anggap berhasil dan sukses dalam merintis pembangunan di Provinsi Kepulauan Riau. Ketekunan, kedisiplinan, dedikasi dan komitment mereka dalam memajukan daerah, merupakan inspirasi bagi saya untuk memajukan Kota Tanjungpinang,” pungkasnya. (LM)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.