GESER UNTUK BACA BERITA
NATUNA

Wabup Ngesti : Kades Natuna Diharapkan “TIDAk TERSANDUNG HUKUM”

×

Wabup Ngesti : Kades Natuna Diharapkan “TIDAk TERSANDUNG HUKUM”

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti, saat menghadiri Acara Penutupan Permainan Rakyat, Desa Mekar Jaya. (Foto : Bernard Simatupang)
– Saat Menghadiri Acara Permainan Rakyat di Desa Mekar Jaya.

SIJORIKEPRI. COM, NATUNA — Wakil Bupati (Wabup) Natuna, Dra Hj Ngesti Yuni Suprapti MA, menghadiri Acara Penutupan Permainan Rakyat, Desa Mekar Jaya, dalam kegiatan Perayaan HUT RI ke 72, di Lapangan Bola Kaki, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Bunguran Barat, Jumat, (18/08/2017), malam.

Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti, dalam sambutannya mengatakan, bahwa Natuna sekarang ini sudah terkenal di seluruh Indonesia, bahkan di seluruh negara-negara lain semenjak kedatangan Presiden RI, Jokowi.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

“Sebagai masyarakat Natuna, tentunya kita sangat bangga dimana daerah Natuna ini menjadi perbincangan pemerintah pusat dalam hal percepatan pembangunan,” kata Ngesti.

Dijelaskan Ngesti, Natuna ini sudah dijadikan sebagai daerah target percepatan pembangunan pusat untuk poros maritim. Maka, untuk pemerintah desa mau tidak mau harus dapat menyesuaikan dengan wacana pusat.

Lebih lanjut, Ngesti, memaparkan, Ada 5 (Lima) sektor pembangunan yang saat ini akan dilaksanakan, diantaranya sektor Kelautan dan Perikanan, Sektor Migas, Sektor Lingkungan Hidup, Sektor Pariwisata, serta Sektor Pertahanan dan Keamanan.

“Jika kelima sektor tersebut sudah dilaksanakan, maka akan banyak wisatawan asing yang datang di Natuna. Maka semua desa harus bisa menjual produk yang ada didesa tersebut,” ucap Ngesti.

Yang paling utama, dikatakan Ngesti, produk utama yang bisa dijual kepada wisatawan adalan budaya. Untuk itu, budaya tempatan harus menjadi suatu modal dan jangan dilupakan.

Wakil Bupati, Ngesti, berpesan kepada pemerintah desa, agar bisa melaksanakan visi dan misi desa sesuai dengan tujuan dari pemerintah daerah.

“Untuk kades bekerjalah dengan baik, jangan sampai mengecewakan masyarakat desa. Dan hal utama yang harus diperhatikan oleh setiap Kades adalah dalam hal pengelolaan keuangan desa, lakukan sesuai dengan aturan. Saya berharap, agar Kades di Natuna tidak ada yang tersandung dengan masalah hukum. Maka antara pemerintah desa harus ada koordinasi baik dari kecamatan maupun dari pemerintah daerah,” harap Ngesti kepada Kades se-Natuna.

Dikatakan Ngesti, Desa Mekar Jaya termasuk desa tertinggal yang harus diperhatikan terutama jalan utama dari Desa Pian Tengah menuju Desa Mekar Jaya, harus benar-benar terhubung dengan baik, sehingga akses perekonomian antara 2 desa ini dapat lancar.

Kepala Desa Mekar Jaya, Muhammad Isa, melaporkan pada tahun 2017 ini permainan rakyat dilaksanakan di Desa Mekar Jaya, dan untuk tahun 2018 mendatang akan dilaksanakan di Desa Binjai, Kecamatan Bunguran Barat. Anggaran yang digunakan dalam kegiatan ini berasal dari anggaran desa.

Selain itu, dikatakan Muhammad Isya, pada tanggal 17 Agustus dilaksanakan 171717 dalam kegiatan doa dan mengaji bersama di Masjid Al Ijtihad.

Kades beserta masyarakat Desa Mekar Jaya mengucapkan terimakkasih kepada Wakil Bupati Natuna beserta rombongan yang telah hadir pada acara resepsi tersebut.

“Baru sekali ini ada pejabat tinggi yang hadir pada kegiatan seperti ini, khususnya di Desa Mekar Jaya. Acara di desa jarang didatangi oleh pejabat, dan ini merupakan kehormatan besar bagi kami masyarakat disini karena dihadiri pejabat Kabupaten,” ujar Kades Muhammad Isa.

Selain Wakil Bupati Natuna, turut hadir Kadis PMD Natuna, Indra Joni, Kadis Kesehatan Abdul Gafar, Danramil 03 Sedanau Kecamatan Bunguran Barat, Kapten Bambang, Babinsa Desa Binjai dan Mekar Jaya Serda A.Tanjung, Tokoh Masyarakat Kecamatan Bunguran Barat Mustamin Bakri, dan Ibu PKK Kecamatan Bunguran Barat. (SK-Nard)

 

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100