Nyat Kadir Bincang-Bincang Dengan Awak Media

oleh

LINGGA (SK) — Nyat Kadir, Anggota Komisi VI DPR RI, Menggelar pertemuan dengan sejumlah awak media di Gedung Daerah, dalam pertemuan tersebut Nyat Kadir banyak membahas mengenai aset-aset yang telah ditinggalkan oleh PT Timah yang ada di Kabupaten Lingga, khususnya yang berada di Dabo Singkep, dari investigasi yang dilakukan banyak dari aset tersebut yang disalahgunakan atau dijual oleh oknum-oknum pengurus PT. Timah persero tanpa melalui prosedur yang benar.

Nyat Kadir, menuturkan, Pada tahun 1992, setahu saya seluruh aset PT Timah telah diserahkan ke pemerintah daerah yang saat itu masih Pemerintah Kabupaten Kepualuan Riau, namun setelah adanya pemekaran Kabupaten Lingga, belum di ketahui apakah berkas-berkas tersebut sudah diserahkan ke Kabupaten Lingga atau belum.

“Sesuai dengan aturan setelah serah terima dilakukan ke Pemerintah Daerah, PT. Timah tidak boleh lagi memiliki aset yang telah ditinggalkan sesuai dengan peraturan Presiden, kecuali untuk bangunan rumah boleh dimiliki eks karyawan PT. timah, asalkan mengikuti prosedur yang ada,” terangnya.

BACA JUGA  Reses Anggota DPR-RI Ke Anambas

Selain membahas masalah aset PT Timah, Nyat Kadir, juga menyoroti masalah pembebasan kawasan hutan serta potensi wisata di Kabupaten Lingga yang belum dikelola secara maksimal, persoalan pembebasan kawasan hutan lindung yang telah ditetapkan oleh kementerian kehutanan RI, beberapa mengaku masih terkendala untuk memberikan peluang investasi kepada pihak swasta dan melakukan pembangunan di wilayah Lingga, dikarenakan hampir 100 Ha kawasan hutan di Daik lingga yang belum dibebaskan termasuk kawasan Kantor Bupati Lingga.

“Saat pertemuan di balai pertemuan Bupati Lingga, saya juga mendapat laporan bahwa masih banyak kawasan hutan yang belum dapat di bebaskan, hal ini membuat beberapa pembangunan jadi terhambat,” jelas Anggota DPR RI Dapil Kepri ini.

Nyat Kadir juga mengatakan, Untuk potensi wisata yang ada di Kabupaten Lingga, ianya telah berkeliling ditanah kelahirannya ini, ia sangat tertarik dan kagum dengan potensi wisata yang ada di Daik Lingga dan Dabo Singkep, saya akan berupaya untuk menyampaikannya ke Presiden, agar tidak terfokus pada Batam-Bintan-Karimun (BBK) namun Natuna-Anambas-Lingga (NAL) juga mempunyai potensi.

BACA JUGA  Bupati Lingga Gelar Buka Bersama Insan Pers

“Kita minta pemerintah pusat, khususnya presiden dalam kunjungannya ke singapura, tidak hanya mempromosikan BBK tapi NAL juga layak untuk dipromosikan, dan Batam kita harapkan dijadikan daerah transit para wisatawan mancanegara dan investor asing,” imbuhnya. (SK-Pus)

LIPUTAN LINGGA : PUSPANDITO
EDITOR : DEDI YANTO

Nyat Kadir, Anggota Komisi VI DPR RI (Photo : Puspandito)
Nyat Kadir, Anggota Komisi VI DPR RI (Photo : Puspandito)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.