– Dihadiri 27 Anggota DPD RI dari 22 Provinsi.
SIJORIKEPRI.COM, BINTAN — Badan Kerja Sama Parlemen DPD RI, melalui kegiatan Regional Diplomatic Meeting (RDM) mempertemukan secara tripartit antara Pemerintah Daerah, Duta Besar Negara Mitra Indonesia, dan Senator DPD RI, untuk membangun kerja sama demi kepentingan pembangunan daerah. Kegiatan tersebut, dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua DPD RI, Prof Dr Hj Dharmayanti Lubis, ditandai dengan pemukulan gong, di Nirwana Garden Resort, Bintan, Rabu, (15/11/2017).
Untuk mengefektifkan hasil dari pertemuan tersebut, DPD RI akan menindaklanjuti dengan pembentukan Forum Kelompok Kerjasama (Working Group), untuk memonitor kerja sama yang terjalin secara berkelanjutan.
“Saya berharap working group yang dimaksud, bisa menjadi wahana bagi semua pihak untuk berbagai informasi, menjadi sistem monitoring bersama, dan saling memberikan saran untuk menciptakan sinergi serta penyelesaian masalah,” ucap Wakil Ketua DPD RI Darmayanti Lubis, saat memberikan sambutan, dalam Regional Dilomatic Meeting DPD RI tersebut.
Darmayanti menganggap, keberadaan working group tersebut memunculkan sinergi antara berbagai stake holder bisa selalu tercipta, dan hubungan kerjasama daerah-luar negeri bisa berdampak nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan daerah.
Ketua BKSP DPD RI, Bahar Ngitung, menambahkan, bahwa DPD RI meminta kesediaan pemerintah pusat untuk menjadi penasihat dan pengarah dalam pengembangan hubungan konstruktif yang dibangun melalui RDM ini.
“Kita berharap agar RDM 2017, dapat ditindaklanjuti melalui mekanisme Kelompok Kerjasama atau Working Group, sehingga interaksi daerah dan luar negeri tidak lagi merupakan urusan yang bersifat ad-hoc, tetapi akan menjadi sebuah mekanisme kerja sama yang berkelanjutan dan berjangka panjang,” ujarnya.
Secara terpisah, Senator dari Provinsi Kepulauan Riau, Haripinto Tanuwidjaya, berharap, pelaksanaan RDM yang dilakukan di Bintan, Kepulauan Riau ini menjadi momentum bagi Kepulauan Riau untuk menjalin kerja sama dengan negara luar untuk pembangunan. RDM dianggap sebagai momentum emas, untuk menjalin kerja sama di sektor investasi, seperti pariwisata ataupun sektor non investasi, seperti kebudayaan dan pendidikan di Kepulauan Riau.
“Kita sebagai anggota dari Kepulauan Riau senang ini dilaksanakan di Bintan, Kepuluan Riau. Ada perwakilan negara-negara sahabat yang datang. Kita harapkan nanti akan terbuka mengenai potensi daerah Kepulauan Riau,” ucapnya.
Di malam sebelumnya, Wakil Ketua DPD RI, Nono Sampono, menilai bahwa, RDM ini merupakan salah satu wujud perjuangan DPD RI sebagai wakil daerah. RDM dianggap dapat menyejahterakan bangsa dan negara melalui pembangunan daerah.
“Melalui acara ini akan terjalin keterhubungan antara daerah dan investor dari luar negeri sehingga mampu mengembangkan daerah sebagai objek dan subjek untuk pembangunan,” ucapnya.
Pada pembukaan kegiatan Regional Diplomatic Meeting itu dihadiri 27 orang anggota DPD RI dari 22 Provinsi, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, Jajaran OPD Pemprov Kepri, Bupati Bintan, Apri Sujadi, Jajaran OPD Pemkab Bintan, Kapolda Kepri, Irjen Pol Sam Budigusdian, Beberapa Anggota DPRD Kepri, beberapa duta Besar dari Negara Luar, dan Beberapa Gubernur diluar Provinsi Kepri. (SK-PS/C)








