Saparudin Muda : 10.000 Anggota PERPAT Siap Suarakan “TOLAK UWTO”

oleh
Saparudin Muda. (Foto : Facebook)

BATAM (SK) — Demo Penolakan Uang Wajib Tahunan Otorita atau UWTO masih akan terus saja bergulir. Demo damai yang akan datang, akan di gelar oleh Persatuan Pemuda Tempatan atau Perpat, dengan jumlah 10.000 orang.

Hal itu di sampaikan oleh Saparudin Muda kepada Pewarta Sijori Kepri yang menyatakan, bahwasanya dari 10.000 pendemo yang akan datang tersebut, semuanya dari Perpat, Kamis, (03/11/2016).

” Yang berdemo itu Perpat semua. Kami siap datang dengan 10.000 masa dan demo damainya ada di dua tempat, yaitu di DPRD Batam dulu baru ke BP Batam. Berjalan kaki semuanya,” tegas Saparudin Muda, serius.

Demo damai oleh Perpat yang di lakukan, sebagai aksi protes terhadap kenaikan tarif UWTO tersebut, akan di lakukan dengan cara long March tanpa kecuali, dari Kantor Perpat, Senin 7 November 2016.

Aksi demo damai tersebut merupakan langkah Perpat, agar pihak BP Batam sendiri tidak semena-mena di bumi Melayu ini. Kenaikan UWTO tersebut di nilai sangat lah tidak berpihak pada masyarakat Kota Batam.

Terkait Demo Damai yang akan di lakukan oleh Perpat tersebut, Dandim 0316 Batam Letkol Andreas Nanang Dwi, mengatakan bahwasanya Sah-sah saja aksi damai, yang penting tertib dan tidak melanggar hukum.

“Siapa saja boleh aksi damai. Namanya juga menyampaikan aspirasi. Sah – sah saja. Yang penting tertib dan juga tidak melanggar hukum, tidak anarkis. Ya tho ?,” kata Dandim Andreas.

Beda Dandim Andreas, beda pula tanggapan Kapoltabes Barelang, Helmy Santika, ketika di konfirmasi masalah demo damai yang akan di gelar oleh Perpat ini. Tidak ada tanggapan panjang yang bersangkutan akan hal ini.

“Lhooooo, kapan demonya. Kan masih lama. Tanggal 7 ya. Nanti aja lah tanyanya,” ujar Kapolresta, Barelang Helmy Santika. (SK-Nda)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.