TANJUNGPINANG β Gudang Bulog Tanjungpinang menyiapkan sekitar 2.100 ton beras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau, terutama menjelang Ramadhan dan Lebaran tahun ini.
Ketersediaan stok tersebut dipastikan setelah Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura melakukan peninjauan langsung ke gudang Bulog di Tanjungpinang, Jumat (13/3/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pangan tetap aman seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri.
Selain 2.100 ton beras utama, gudang Bulog juga menyimpan sekitar 120 ton beras program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang disiapkan untuk menjaga stabilitas harga di pasaran.
βMasyarakat tidak perlu panik. Ini kita cukup 3 bulan ke depan,β tegas Wagub.
Menurutnya, kepastian stok pangan menjadi prioritas pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat dapat menjalani Ramadhan dan menyambut Lebaran dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap kebutuhan bahan pokok.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau juga memberi perhatian khusus pada kelancaran distribusi beras dan bahan pokok lainnya ke berbagai daerah, terutama wilayah kepulauan.
Wagub Nyanyang menyampaikan bahwa pengiriman bahan pokok ke daerah-daerah tetap diprioritaskan bersamaan dengan keberangkatan armada transportasi yang melayani arus mudik.
Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat yang tinggal di pulau-pulau tetap mendapatkan pasokan pangan yang cukup meskipun mobilitas transportasi meningkat selama musim mudik.
Ia menilai konektivitas transportasi antarwilayah di Kepulauan Riau selama ini berjalan dengan baik melalui layanan yang dikelola oleh Pelindo, BP Kawasan, serta ASDP melalui kapal RoRo.
Selain memastikan ketersediaan beras, pemerintah daerah juga terus membantu masyarakat melalui program Gerakan Pangan Murah.
Program tersebut menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti sembako dan daging segar dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat.
Wagub menjelaskan bahwa pemerintah melalui Dinas Ketahanan Pangan, Disperindag, serta Diskop UMKM akan terus mendorong kelancaran penyaluran program tersebut agar kebutuhan konsumsi masyarakat dapat terpenuhi secara merata di seluruh wilayah Kepulauan Riau.
Dengan ketersediaan stok beras yang cukup serta distribusi yang terus dijaga, pemerintah berharap stabilitas pangan di Kepulauan Riau tetap terjaga selama Ramadhan hingga perayaan Idul Fitri.***














