GESER UNTUK BACA BERITA
TANJUNG PINANG

Anak Sadar Ibunya Hilang Saat KMP Bahtera Nusantara 03 Berlayar ke Tambelan

×

Anak Sadar Ibunya Hilang Saat KMP Bahtera Nusantara 03 Berlayar ke Tambelan

Sebarkan artikel ini
Tim SAR melakukan pencarian setelah seorang penumpang KMP Bahtera Nusantara 03 dilaporkan hilang.
Basarnas Tanjungpinang melakukan operasi pencarian setelah seorang anak menyadari ibunya, Christina Lindasari, hilang saat KMP Bahtera Nusantara 03 berlayar menuju Tambelan. (Foto : Basarnas)

TANJUNGPINANG – Momen mengharukan terjadi di atas KMP Bahtera Nusantara 03 ketika seorang anak menyadari ibunya, Christina Lindasari (43), sudah tidak berada di dalam kapal saat pelayaran menuju Tambelan.

Peristiwa tersebut menjadi awal terungkapnya dugaan seorang penumpang terjatuh ke laut di perairan antara Lobam dan Numbing, Kabupaten Bintan.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Fazzli, S.A.P., M.Si., menjelaskan kapal berangkat dari Pelabuhan Tanjung Uban menuju Tambelan pada Selasa, 21 Juli 2026, sekitar pukul 23.00 WIB.

Sekitar pukul 05.00 WIB pada Rabu, 22 Juli 2026, anak korban menyadari ibunya sudah tidak berada di atas kapal. Setelah dilakukan pencarian di dalam kapal, korban tetap tidak ditemukan.

Laporan mengenai hilangnya Christina Lindasari kemudian diteruskan kepada pihak terkait hingga akhirnya diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang dari ASDP Tanjung Uban pada pukul 19.30 WIB.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Rescue Basarnas Tanjungpinang segera bergerak melakukan koordinasi dengan sejumlah unsur SAR, termasuk KSOP Kijang, Posal Kijang, dan pihak ASDP sebelum memulai operasi pencarian.

Memasuki hari kedua operasi, Basarnas meningkatkan kekuatan pencarian dengan mengerahkan 22 personel menggunakan KN SAR 209 untuk menyisir jalur pelayaran KMP Bahtera Nusantara 03 di perairan Lobam hingga Numbing.

Fazzli mengatakan seluruh proses pencarian dilakukan secara maksimal dengan harapan korban dapat segera ditemukan oleh tim SAR gabungan.

Hingga operasi pencarian berlangsung, korban masih belum ditemukan dan Basarnas bersama unsur SAR gabungan terus melanjutkan penyisiran di area yang diperkirakan menjadi lokasi jatuhnya korban. ***

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100