Namun, hasil koordinasi pihaknya dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), bahwa beberapa hari ke depan akan terjadi penurunan curah hujan, sehingga tangkapan air akan kembali normal.
“Kami sudah berkoordinasi dengan BMKG. Informasinya beberapa hari ke depan akan terjadi penurunan curah hujan, sehingga pintu air ini kami tutup, agar dapat menjamin ketersediaan air baku di Batam,” jelas Denny.
Disampaikan Denny lagi, bahwa Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, tidak lupa mengingatkan, agar terus meningkatkan pelayanan dan ketersediaan air bersih di Batam.
“Sesuai arahan beliau, kami berkomitmen untuk melakukan berbagai upaya dari hulu (waduk dan produksi) hingga hilir (distribusi) agar menjamin ketersediaan air bersih di Batam dapat berjalan dengan baik,” pungkas Denny.
Kegiatan dilanjutkan dengan patroli waduk yang dipimpin oleh GM SPAM Hulu BP Batam, Tumirah, sekaligus pemetaan eceng gondok di daerah genangan Waduk Duriangkang.
“Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memantau dan menjaga kelestarian Waduk Duriangkang, agar ketersedian air baku dapat terjamin untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Batam,” jelas Tumirah.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Manager Teknik dan Operasional SPAM Hulu BP Batam, Lusy Novita, dan Asisten Manajer DTA, Waduk, dan Bendungan BP Batam, May Robi Firnanda. ***
(afr)








