BATAM – Sinar Primera bersama mitranya, Gaw Capital Partners, resmi meluncurkan Golden Digital Gateway, pusat data kolokasi canggih yang bersifat carrier-neutral di Nongsa Digital Park, Kota Batam, pada Kamis (20/2/2025).
Peluncuran ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat infrastruktur digital Indonesia, sekaligus sebagai bagian dari pengembangan dua fase yang telah dirancang oleh perusahaan. Saat ini, pusat data ini telah beroperasi penuh dan siap memberikan layanan bagi bisnis yang membutuhkan solusi teknologi terbaik.
Golden Digital Gateway menawarkan konektivitas latensi rendah ke Singapura, dengan waktu transmisi kurang dari 2 milidetik melalui jalur redundan yang beragam. Fasilitas ini memungkinkan pelanggan mendapatkan akses data yang lebih mulus dan andal sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka.
Terletak di dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), pusat data ini tidak hanya menjamin stabilitas dan skalabilitas tinggi, tetapi juga memberikan efisiensi biaya operasional yang lebih kompetitif dibandingkan Singapura. Dengan keunggulan ini, Golden Digital Gateway menjadi pintu gerbang strategis bagi perusahaan yang ingin memperluas jangkauan ke pasar Asia Tenggara yang berkembang pesat.
Gaw Capital Partners berkomitmen untuk tidak hanya memenuhi kebutuhan digital saat ini, tetapi juga mengantisipasi tantangan masa depan. Dengan fokus pada pengembangan aset real estat alternatif berkualitas tinggi, perusahaan ini terus menciptakan peluang investasi yang berkelanjutan serta berdampak positif bagi ekosistem digital.
Melalui inovasi teknologi, Gaw Capital berupaya mengurangi emisi karbon, mengoptimalkan sumber daya, dan mendefinisikan ulang standar pusat data berkelanjutan di kawasan.
Sinar Primera, dengan tiga lini bisnis utamanya yang mencakup eco-city township, fasilitas pergudangan berkualitas tinggi, dan pusat data canggih, terus berkomitmen menyediakan produk dan layanan berskala global di lokasi-lokasi strategis.
Tahap Pertama: Kapasitas 5,2 MW, Akan Ditingkatkan Hingga 20 MW
Kok Chye Ong, Managing Director, Head of Data Center Platform, Asia (Ex-China) Gaw Capital, mengungkapkan bahwa proyek ini berhasil diselesaikan dalam waktu kurang dari sembilan bulan, mencerminkan komitmen kuat dalam membangun infrastruktur digital canggih di Indonesia.
Sementara itu, Hong Kah Jin, Head of Sinar Primera Group, menekankan bahwa kehadiran pusat data ini di Batam memberikan alternatif berbiaya kompetitif bagi perusahaan yang membutuhkan infrastruktur IT berkelas dunia.
Pada tahap pertama, Golden Digital Gateway telah memenuhi standar Tier III dengan kapasitas IT sebesar 5,2 MW. Dengan desain inovatif dan peralatan canggih, fasilitas ini mengurangi limbah konstruksi serta menghemat penggunaan air, menciptakan standar baru dalam keberlanjutan lingkungan.
Ke depan, kapasitas pusat data ini akan diperluas hingga 20 MW dalam tahap kedua guna memenuhi permintaan pelanggan yang terus meningkat.
Dengan dukungan infrastruktur digital yang semakin kuat, Batam semakin mengukuhkan diri sebagai pusat transformasi digital di Indonesia dan Asia Tenggara. ***













